[ad_1]
SekitarKita.id – Nvidia sampai Q2 2024 tetap mendominasi pasar chipset untuk pusat information AI dengan pendapatan hingga USD $26,1 miliar. Meski demikian begitu, persaingan semakin ketat dengan hadirnya Marvell Expertise, yang mulai merambah pasar chipset AI memakai arsitektur application-specific built-in circuit (ASIC). Marvell menawarkan solusi dengan FPGA yang bisa diprogram khusus untuk aplikasi AI, memungkinkan efisiensi dan biaya rendah dalam komputasi AI, serta membuka peluang bagi hyperscale computing.
Nvidia mengandalkan platform CUDA pada chip GPU-nya, yang dikenal serbaguna dan bisa menjalankan komputasi secara paralel. Tetapi, keterlambatan pengembangan chipset Blackwell memberi celah bagi Marvell untuk mengisi kekosongan pasar, terutama bagi pengembang pusat information yang membutuhkan chipset AI dengan spesifikasi khusus. Produk-produk Marvell, seperti Maia-2, Axion, Trainium, dan Inferentia, telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi di perusahaan besar seperti Microsoft, Google, dan Amazon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Prabowo Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral: Perbedaan Tak Boleh Jadi Pemisah
Pada kuartal ketiga 2024, pendapatan Marvell meroket 98% dari pusat information AI, hingga USD $1,52 miliar. Meski begitu, pendapatan ini masih jauh di bawah Nvidia yang mencatatkan USD $35 miliar. Meski demikian demikian, Marvell mempunyai keunggulan di sektor keamanan dan portofolio produk yang lebih beragam, mencakup pusat information, infrastruktur operator, sampai sektor otomotif. Ini memberikan Marvell posisi kuat untuk bersaing lebih intens dengan Nvidia dan Broadcom di pasar ASIC.
Marvell juga memperkuat komitmennya terhadap inovasi dengan mengalokasikan sekitar USD $2 miliar untuk observasi dan pengembangan. Dengan keahlian dalam pengembangan solusi untuk 5G, cloud, dan AI, serta melalui akuisisi strategis, Marvell berupaya memperluas pangsa pasarnya. Integrasi teknologi dan kemitraan baru di masa depan dapat memberi Marvell keunggulan kompetitif lebih lanjut, memperkuat dudukannya dalam memimpin perkembangan teknologi untuk pusat information dan aplikasi AI.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link








