Bandung Barat | SekitarKita.id,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menginformasikan arus lalulintas di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) sudah bisa dilewati, Rabu (07/02/2024).
Informasi itu diunggah ulang melalui laman Instagram Dishub KBB @dishub.kbb, pasca diterjang longsor pada Selasa (6/2/2024) sore kemarin, kondisi arus lalulintas penghubung Cisarua- Lembang mulai dipadati pengendara yang melintas.
“Halo sobat Dishub KBB, saat ini saya berada di titik longsor yang terjadi pada Selasa (06/02) di Parongpong – Lembang,” ucap dalam video tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini material longsor sudah dibersihkan oleh Bina Marga Provinsi Jawa Barat yang dibantu masyarakat sekitar, untuk kondisi lalulintas sendiri sudah dapat dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua,” lanjut video tersebut.
“Walaupun demikian, kami dari Dishub KBB tetap menghimbau kepada masyarakat Bandung Barat yang akan melalui lokasi tersebut agar lebih berhati-hati apabila terjadi hujan untuk mengantisipasi adanya longsor susulan,” tutup unggahan video.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima mengatakan, kondisi arus lalulintas di kawasan penghubung Cisarua- Lembang sudah bisa dilewati kendaraan pasca diterjang longsor pada Selasa (6/2/2024) sore kemarin.
Seperti diketahui, akses jalan di kawasan tersebut tertutup material longsor berupa tanah dan pohon berukuran besar. Ia memastikan, saat ini kondisi lalu lintas di kawasan tersebut sudah normal.
“Saat ini kendaraan roda dua maupun empat sudah bisa melewati jalan yang sempat tertutup materia longsor,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (7/2/2024).
Lebih lanjut Fauzan mengatakan, saat ini material longsor telah berhasil dibersihkan oleh aparat gabungan dan masyarakat setempat sejak kemarin malam.
“Pembersihan material longsor kemarin dibantu menggunakan alat berat agar proses evakuasi berjalan cepat,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah memasang rambu-rambu agar para pengemudi berhati-hati saat melintas kawasan tersebut.
“Di lokasi longsor kita sudah memasang rambu-rambu agar masyarakat tetap waspada,” ujarnya.
Ia menegaskan, kendaraan besar baik truk maupun bus tidak diperkenankan melintasi kawasan tersebut.
“Kalau untuk kendaraan besar memang sudah sejak lama tidak boleh melintas ke jalan tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hala-hal tidak diinginkan terjadi,” tandasnya.
Sumber: Instagram @dishub.kbb
Editor: Abdul Kholilulloh








