Pemegang saham Berkshire menolak proposal iklim, keberagaman, dan Tiongkok Oleh Reuters

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Jonathan Stempel

OMAHA, Nebraska (Reuters) – Para pemegang saham Berkshire Hathaway (NYSE:) Inc pada hari Sabtu menolak keras enam proposal yang mengatasi masalah kebijakan lingkungan dan sosial di konglomerat Warren Buffett, yang semuanya ditentang oleh investor miliarder dan dewan direksinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan selisih lebih dari 4 berbanding 1, para pemegang saham pada pertemuan tahunan Berkshire memberikan suara menentang dua proposal agar operasi asuransi dan energi perusahaan tersebut mengungkapkan lebih banyak tentang upaya mereka mengatasi perubahan iklim termasuk emisi fuel rumah kaca.

Mereka juga menolak usulan pengungkapan lebih lanjut mengenai upaya mendorong keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di tempat kerja.

Dengan jumlah mayoritas yang besar, pemegang saham memberikan suara menentang proposal terkait lingkungan hidup, membentuk komite tingkat dewan untuk memantau keselamatan di unit kereta api BNSF, dan mengharuskan Berkshire untuk melaporkan setiap tahun seberapa besar operasi bisnisnya bergantung pada pemerintah Tiongkok yang “bermusuhan”.

Berkshire berinvestasi di perusahaan mobil listrik Tiongkok BYD (SZ 🙂 pada tahun 2008, meskipun perusahaan tersebut mulai mengurangi kepemilikannya pada tahun 2022.

Baca Juga:  AS mereformasi undang-undang ramah lingkungan untuk mempercepat energi bersih, izin infrastruktur Oleh Reuters

Pemungutan suara tersebut tidak mengejutkan karena Buffett memiliki saham khusus yang memberinya 31% hak suara di Berkshire. Hal ini membuat sulit untuk menerima usulan yang ditentang Buffett.

Pemegang saham Berkshire juga memilih kembali dewan direksi perusahaan yang beranggotakan 14 orang.



[ad_2]

2024-05-05 07:49:14

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru