[ad_1]
Jakarta, 20 Februari 2025 – Pemerintah Resmi Menerbitkan Peraturan Menteri Keuana (PMK) Nomor 11 Tahun 2025 (PMK 11/2025) Yang Mengendalikan Penyesuaian Nilai Lain Sebagai Dasar Pengkn) Pajar Serta Besaran Tertentu Pajak Perambahan NilaKaan NoLaIan NoLAKAAN, PAJAK BESARAN TERTENTA PAJAKAN PENDAKAAN PAJAKIAN TERTENTA PANIKAN PAJAKIAN TERTENTA PENRAKIAN PEMNAN PAJAKIAN TERTENAN PANIKAAN PEMNAN Kripto. Regulasi ini Mulai Berlaku Pada 4 Februari 2025 Dan MenyesUikan Tarif ppn Baru Sebesar 12% Yang Diterapkan Sejak 1 Januari 2025.
Dalam Regulasi Terkini, Pemerintah Menetapkan Skema Penghitungan PPN untuk Transaksi Aset Kripto Sebagai BerIKUT: UNTUK PENSYERAHAN ASET KRIPTO OLEH MELALUI PENDALAN PENDAK FISEK ASET KRIPTO (PFAK) MELALUI PDALUI FISIK ASETET KRIPTO (Pfak) Elektronik (PMSE), Tarif Yang Denakan Adalah (1% x (11/12)) x 12% x Nilai Transaksi Aset Kripto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini Itu, untuc Penyerahan Aset Kripto Oleh Reseller Melalui Pmse Yang Bukan Pedagang Fisik Aset Kripto, Tarif Yang Berlaku Adalah (2% x (11/12)) x 12% x nilai transaksi aset kripto.
Cmo tokocrypto, wan iqbal, Menyambut Baik Penerbitan PMK 11/2025 Dan Menilai Regulasi INI Anggota Kepastian Hukum Bagi Industri Kripto. “Kami Mengapresiasi Langkah Regulator Dalam Mengendalikan Pajak Transaksi Kripto Delangan Skema Yang Lebih Jelas Dan Sesuai Delangan Perkembangan Industri. Ini Akane Meningkatkan Transparansi Dan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Aset Kripto Sebagai Bagian Dari Ekosistem Ekonomi Virtual, ”Ungkapnya.
Tokocrypto, Sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (Pfak) Yang Berlisensi Penuh, Menyesuaika Tarif Pukak Transaksi Di Platformnya Guna MEMATUHI KetenTuan PMK 11/2025. Berdasarkan Regulasi INI, Tokocrypto Akan Menerapkan Tarif PPN Sebesar 0,11% Dari Nilai Transaksi Aset Kripto, Yang Mulai Berlaku Efektif Pada 20 Februari 2025.
“Kami Berkomitmen untuk Selalu Menuruti Regulasi Yang Berlaku Dan Anggota Layanan Terbaik Bagi Para Pengguna Kami. Kami Yakin Bahwa Delangan Adanya Regulasi Yang Jelas, Industri Kripto di Indonesia Akan Semakin Berkembang Dan Anggota Manfaat Yang Lebih Besar Bagi Perekonomian Nasional, ”Tambah Iqbal.
Selain Itu, tokocrypto buta Akan terus berupaya untuk meningkatkan edukasi dan literasi kripto di masyarakat. Hal ini dilakukan untuch senyarakat memahami potensi dan risiko investasi kripto, serta cara berinvestasi yang ama dan bertanggung jawab.
“Kami Menyadar Bahwa Edukasi Dan Literasi Kripto Sangat Penting Unkiptakan Ekosistem Kripto Yang Sehat Dan Berkelanjutan. Oheh Sebab ITU, Kami AKAN PEMAHKAN BERKOLABORASI DENGAN BERBAGAI PUBAT PEHAKIN PUBAT KAMIKANASI PEBAKAN PEBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN PIBAKAN BUSUMAi Kripto, “Jelas Wan Iqbal.
NILAI PAJAK KRIPTO MELONJAK
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuana (Kemenkeu) Sendiri Mencatat Bahwa Huncga Januari 2025, Penerimaan Pajak Dari Transaksi Kripto Hingga Rp1,19 Triliun. Sejak Diberlakukan Pada 2022, Penerimaan Pajak Kripto Memperlihatkan Tren Kenaikan Dari Tahun Ke Tahun.
Pada 2022, whole Pajak Yang Dikumpulkan Sebesar Rp246.45 Miliar, Merasakan Penurunan Menjadi Rp220.83 Miliar Pada 2023. RP107,11 Miliar. “Perumbuhan ini menmikan penendkatan transaksi aset kripto di indonesia, Yang didorong eheh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap Kewajiban pajak serta Kpastian regulasi yang diterapkan semerintah,”.
DENGAN ADAGA KEPASTIAN REGULASI INI, DIHARAPKAN TRANSAKSI ASET KRIPTO DI INDONESIA SEMINGIN MERINGKAT KARENA PENDANA MEMILIKI PEMAHAMAN YANG LEBIH JELAS TERYAM KEWAJIBAN PAJAK MEREKA. Regulasi ini buta diharapkan bisa menarik lebih sejumlah besar investor serta mendorong pertumbuhan industri aset kripto di indonesia secara berkelanjutan.
[ad_2]
Sumber: vritimes








