Pemda Bandung Barat dan Serikat Pekerja Sinergi Bantu Korban PHK  

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id– Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Koalisi Enam Serikat Pekerja menunjukkan komitmen kuat dalam mengurangi angka pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui pembentukan kelompok usaha baru.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, pelatihan kerja dan pendampingan teknis resmi digelar di Takasimaya Hotel, Lembang, pada 15-16 Mei 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB dengan enam serikat pekerja, yaitu SPN, FSPMI, LEM SPSI, KEP SPSI, GOBSI, dan SBSI’92.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah Nyata Atasi Dampak PHK

Koordinator Koalisi Enam Serikat Pekerja, Dede Rahmat, menegaskan bahwa program pelatihan ini adalah yang pertama dilakukan di tingkat Jawa Barat.

“Ini terobosan baru. Enam serikat pekerja bergabung untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada korban PHK, agar mereka bisa bangkit dan mandiri,” ujar Dede.

Menurutnya, pelatihan tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga penguatan karakter dan mental wirausaha sebagai pondasi jangka panjang.

Fokus pada Pembentukan Kelompok Usaha

Baca Juga:  Gedung Dewan Mangkrak: 50 Anggota DPRD Bandung Barat Dilantik di Lembang
Related Posts

Sebanyak 30 peserta dari kalangan korban PHK mengikuti pelatihan angkatan pertama ini. Mereka akan diarahkan membentuk kelompok usaha sesuai minat dan potensi masing-masing, seperti bidang peternakan, perdagangan, atau produksi rumahan.

“Kami ingin peserta mampu membentuk kelompok usaha yang berkelanjutan. Ini peluang baru bagi mereka yang sebelumnya kesulitan mencari pekerjaan,” tambah Dede.

Dukung Kemandirian Ekonomi

Ketua SP KEP SPSI KBB, Dadang Suhendar (Ramon), menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, pelatihan ini menjadi momentum penting di tengah kondisi sulitnya mencari pekerjaan baru.

“Kami mengapresiasi pemerintah KBB yang hadir di saat krusial. Melalui pelatihan ini, para korban PHK bisa mendapat keterampilan baru dan memulai kehidupan ekonomi dari sektor lain,” ujar Ramon.

Baca Juga:  Malam Natal 2022, Petugas Gabungan Perketat Pengamanan Gereja di Padalarang Bandung Barat

Ia juga berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi program rutin yang berdampak nyata.

Bantuan Usaha dalam Bentuk Kelompok

Kepala Disperindag KBB, Ricky Riyadi, menegaskan bahwa peserta pelatihan harus membentuk kelompok usaha sebagai syarat menerima bantuan peralatan kerja.

“Bantuan tidak bisa diberikan perorangan. Harus berbentuk kelompok, agar lebih terarah dan berkelanjutan,” tegas Ricky.

Ricky juga menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program jangka panjang yang akan terus dievaluasi dan dikembangkan.

Rencana usaha dari tiap kelompok akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan alat dan modal usaha.

Harapan Baru bagi Korban PHK

Program pelatihan dan pembentukan kelompok usaha ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi dampak PHK di Kabupaten Bandung Barat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan serikat pekerja menjadi kunci penting dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran.

“Dengan adanya program seperti ini, para korban PHK kini memiliki harapan baru untuk bangkit, mandiri secara ekonomi, dan menjadi pelaku usaha produktif di daerahnya,” tandasnya.

Baca Juga:  Hengky Kurniawan akan Bangun Bioskop dan Pusat Kuliner di Lembang



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:45 WIB

5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terbaru