Penambangan Bitcoin di Tiongkok: Dari Regulasi Ketat sampai Penggunaan Energi Terbarukan

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penambangan Bitcoin di Tiongkok: Dari Regulasi Ketat sampai Penggunaan Energi Terbarukan

[ad_1]

SekitarKita.id – Penambangan Bitcoin adalah proses yang memberi dorongan untuk jaringan Bitcoin dengan memvalidasi transaksi dan menambahkan blok baru ke blockchain dengan memecahkan masalah matematika yang rumit memakai perangkat keras komputer khusus. Artikel ini membahas dasar-dasar penambangan Bitcoin, cara kerjanya, dan situasi paling kekinian keterkaitan penambangan Bitcoin di Tiongkok.

Dalam proses penambangan Bitcoin, komputer di seluruh dunia bersaing untuk memecahkan teka-teki kriptografi yang rumit. Setiap kali teka-teki terpecahkan, blok baru ditambahkan ke blockchain, dan penambang yang berhasil menerima Bitcoin sebagai hadiah. Proses ini memastikan keamanan dan integritas jaringan Bitcoin dan melibatkan beberapa langkah penting seperti memverifikasi transaksi, memecahkan teka-teki kriptografi, menambahkan blok ke blockchain, dan dapatkan hadiah berupa Bitcoin baru dan biaya transaksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada kesalahpahaman umum bahwa China telah melarang penambangan Bitcoin, namun pada kenyataannya, China hanya mengawasi aktivitas tersebut secara ketat. Pada tahun 2021, sejumlah besar media melaporkan penurunan tajam dalam hashrate jaringan Bitcoin sebab larangan tersebut, meski demikian nyatanya China hanya memberlakukan moratorium pada pendirian situs penambangan baru dan mencoba mengakhiri aktivitas yang ada untuk sampai netralitas karbon dan mengawasi penggunaan listrik yang tinggi.

Baca Juga:  Tes Blackpink putri mana yang mirip denganmu

Meski demikian ada kebijakan ini, penambangan Bitcoin terus berlanjut di daerah terpencil seperti Mongolia Dalam, memakai energi terbarukan. Pemerintah Cina lebih menekankan pada tujuan lingkungan dan pengendalian modal daripada larangan overall terhadap penambangan Bitcoin. Sementara, sejumlah besar penambang di Cina telah melanjutkan operasi, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota besar.

Sumber: WAKTU VRI

Related Posts

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru