[ad_1]
Mobil dengan transmisi otomatis makin diminati, sebab kepraktisannya dalam pengoperasian. Meski sama-sama otomatis tanpa pedal kopling, transmisi otomatis pada mobil secara umum terbagi menjadi dua jenis. Ada yang matic konvensional dengan torque converter dan juga matic tipe CVT alias steady variable transmission. Di artikel ini akan dibahas mengenai keduanya, yang akan dijelaskan kelebihan dan kekurangannya. Jadi jangan hingga salah pilih Bro Deltalube.
Pertama kita bahas matic konvensional. Disebut matic konvensional sebab mobil dengan transmisi jenis ini masih memakai rangkaian gigi rasio transmisi. Tetapi, pergantian gigi memakai sistem konverter torsi yang dibantu dengan perintah elektronik dari modul kontrol transmisi. Berikutnya adalah tipe CVT matic. Sesuai namanya, transmisi ini tidak mempunyai rangkaian gigi transmisi dan menyalurkan tenaga mesin secara terus-menerus. Hal ini tercipta dari penggunaan puli belakang dan depan yang berubah sesuai putaran mesin. Bedanya dengan transmisi CVT pada sepeda motor matic, CVT pada mobil juga dikomandoi oleh modul kontrol transmisi, dengan begitu bisa ditahan atau diatur seakan-akan berada pada posisi gigi tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekarang kita periksa kelebihan dan kekurangan masing-masing transmisi ini. Transmisi otomatis konvensional cenderung lebih unggul dalam hal daya menahan, sebab masih memakai rasio gigi transmisi seperti mobil handbook. Sebab masih mempunyai rasio transmisi, matic konvensional juga dapat lebih lincah dalam berakselerasi. Biaya perbaikannya pun cenderung lebih murah dibanding matic CVT, sebab konstruksinya yang tidak terlalu rumit. Tetapi, matic konvensional mempunyai kelemahan pada penyaluran tenaga yang tidak semulus CVT. Jarak perpindahan gigi akan terasa saat mobil dipacu. Pada suatu kesempatan, matic konvensional juga dapat memberikan posisi gigi yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Misalkan saja, posisi gigi terlalu rendah saat kecepatan tinggi, atau sebaliknya.
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Otomatis Konvensional VS CVT pada Mobil
Alternatifnya, CVT matic mempunyai keunggulan penyaluran tenaga yang sangat halus dan tanpa gangguan. CVT matic menawarkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dibandingkan matic konvensional. Tetapi, matic CVT tidak lebih unggul dari matic konvensional dalam hal ketahanan. Matic CVT memerlukan perhatian khusus pada enviornment sabuk yang mudah putus dan puli yang bermasalah. Biaya perbaikannya juga tidak semurah matic konvensional. Jadi, Bro Deltalube, pilih yang mana?
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








