Bandung Barat | SekitarKita.id,- Rasa haru terpancar dari wajah puluhan anak yatim-piatu saat bertemu dengan orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2024 dan HUT PWI ke-78, Jumat (09/02/2024).
Menggunakan mobil angkutan umum, puluhan anak yatim-piatu berbondong-bondong memenuhi ruangan sekretariat PWI KBB dijalan raya Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB. Suasana kental terasa hening diiringi doa bersama untuk kemajuan pembangunan Bandung Barat.
Acara yang di inisiasi PWI KBB ini juga sekaligus santunan anak yatim piatu dan pembagian paket sembako berkolaborasi dengan Pemkab Bandung Barat yang disalurkan kepada Ponpes Darul Hikam Cipatat dan anak yatim-piatu warga Cilame Ngamprah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan itu, Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif didampingi Kadiskomfo KBB, Yopi, Kabag Prokompim Setda KBB, Andi Hikmat serta kolega menyusul ketua DPRD KBB, Rismanto bersama puluhan anak yatim-piatu menyantap hidangan sederhana yang dibuat khusus oleh Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) KBB.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dibuat oleh IKWI KBB yang notabene nya istri anggota PWI KBB perlu diacungi jempol, pemerintah daerah juga turut mengapresiasi ide dan trobosan dari rekan-rekan insan pers.
“Ini perlu dikembangkan, roti buatan istri kang Adi Haryanto sangat enak empuk rasanya juga enggak kalah saing di toko ritel, nanti pak Kabag ketika ada agenda Pemda bisa pesen ke PWI KBB supaya menu di setiap acara pemerintah lebih bervariatif,” kata Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif usai membuka acara HPN 2024 dihadapan anak yatim-piatu, Jumat.
Selain itu, menu mendoan juga menjadi hidangan favorit Pj Bupati Arsan Latif, dirinya tak menampik, ketika bicara UMKM lokal, Arsan lah orang pertama yang mensupport untuk kemajuan ekonomi masyarakat umumnya Bandung Barat.
“Ini perlu di support dan di dorong, Pemda Bandung Barat hadir ketika bicara UMKM kreatif seperti ini, enak menu mendoan yang dibuat istri pak Agus Sudrajat, saya memang suka apalagi kecap pedasnya,” jelasnya.
Tak kalah penting, saat disinggung terkait momentum HPN 2024 ini, Arsan mengatakan, keberadaan insan pers di KBB diakuinya memberikan kontribusi yang positif bagi Pemkab Bandung Barat.
“Bagi kami Pemda KBB, PWI ataupun media merupakan satu kesatuan sehingga tidak bisa dipisahkan. Mereka menjadi media untuk menginformasikan apa yang akan dan telah dilaksanakan oleh pemerintah KBB,” ujar dia.
Ia menegaskan, pihaknya merasakan betul peran media saat ini yang memberikan informasi yang akurat, cepat dan tepat. Pasalnya, hal itu tidak mungkin dilaksanakan oleh unit-unit kerja di Pemkab Bandung Barat.
“Karena itu saya selaku Pj Bupati Bandung Barat menyampaikan terima kasih kepada PWI berkat informasi yang disampaikan kami langsung mengambil kebijakan, dan menyikapi apa yang telah disampaikan oleh temen-temen PWI,” tegas Arsan.
Sementara itu, beribu-ribu ucap syukur dilontarkan Cucu Munawar, Pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) Darul Hikam, Kampung Cisurupan, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Cucu Munawar mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada PWI KBB yang memfasilitasi ia dan anak didik bisa bertemu pejabat pemerintah (Pj Bupati, Arsan Latif) di momentum HPN 2024 ini.
“Saya mewakili ponpes Darul Hikam mengucapkan banyak terimakasih kepada PWI KBB yang sudah menfasilitasi kami dan ini bentuk kepedulian rekan-rekan pers, dan semoga kedepannya semakin maju dan saya berharap pak Pj Bupati bisa datang melihat kondisi ponpes kami,” ujarnya.
Ia menyebut, untuk jumlah murid yang ia bina sekitar 45 anak yatim piatu, dan yang hadir saat ini hanya sebagian yang mewakili, kebanyakan mereka putus sekolah lantaran terkendala biaya. Pihaknya berterimakasih siswa siswi ponpes Darul Hikam mendapatkan perhatian baik dari PWI KBB maupun dari pemerintah daerah.
“Kebetulan yang hadir hanya 10 siswa siswi perwakilan, Alhamdulillah saya berkesempatan berbincang dengan Pj Bupati Arsan Latif terkait keberlangsungan belajar mengajar dan mengaji siswa siswi, yang sangat urgent itu kebutuhan air di ponpes kami,” jelasnya.
“Dimana kami di ponpes sangat kesulitan mendapatkan air, kalau mau ngambil air jaraknya 5 km dan itupun numpang ke masjid sebelah, dan belum ada pemondokan untuk anak-anak hanya belajar mengajar saja untuk SMP dan SMK, respon Pj Bupati sangat bagus dan sekali lagi ini momen yang paling bermakna bagi kami dan sangat dirasakan oleh kami kehadiran insan pers mewakili kami masyarakat kecil,” sambungnya.
Hal ini diamini, Ketua PWI KBB, Hendra Hidayat, pihaknya mendistribusikan bantuan berupa puluhan paket sembako serta santunan kepada sejumlah penerima bantuan di beberapa titik.
“Alhamdulillah kegiatan HPN 2024 di Kabupaten Bandung Barat diperingati secara sederhana namun memiliki kesan tersendiri,” kata pria yang akrab disapa Hendra Ukro.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak termasuk anggota PWI KBB sendiri.
“Kita laksanakan kegiatan ini atas sumbangan anggota dan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” ujar Ukro.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kesempatan tersebut pihaknya berpesan kepada seluruh anggota PWI KBB untuk tetap solid dan memberikan yang terbaik untuk organisasi.
“Ini merupakan momentun yang penting bagi PWI KBB. Mudah-mudahan semua anggota tetap diberikan keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya,” katanya.
Senada dikatakan, Ketua DPRD KBB, Rismanto, pihaknya dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat atas terlaksananya kegiatan peringatan HPN 2024 di KBB.
“Atas nama DPRD KBB saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2024. Tema HPN 2024, yakni Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa, sangat relevan dengan agenda besar bangsa kita tercinta; PemiluPemilu,” katanya.
Ia menegaskan, pers yang jujur, independen dan objektif, akan menjadi penjaga proses demokrasi yang kredibel, sebagaimana ditunjukan oleh perjalanan pers selama ini.
“Saya juga mengapresiasi kinerja pers di KBB yang selama ini turut berpartisipasi dalam kemajuan demokrasi. Pemberitaan yang menjaga kaidah jurnalisme dan budaya lokal menjadikan proses pembangunan di KBB berlangsung kondusif,” tandasnya.








