SEKITARKITA.id – Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Ismail, mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersyukur karena wilayah Bandung Barat hingga saat ini terhindar dari bencana alam besar, berbeda dengan sejumlah daerah lain seperti Banten, Tangerang, Aceh, dan Sumatra yang belakangan ini dilanda musibah.
Ajakan tersebut disampaikan Asep Ismail saat menghadiri Gerak Jalan Santai dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat ke-80, yang digelar di Lapang Panglejar, Kecamatan Cikalongwetan, Jumat (17/1/2026).
“Doakan saudara-saudara kita yang terkena musibah. Semoga mereka diberikan kekuatan, kesabaran, dan diganti segala kerugiannya dengan yang lebih baik oleh Allah SWT. Amin,” ujar Asep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan gerak jalan santai tersebut diikuti sekitar 8.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Dalam kesempatan itu, Wabup Asep Ismail didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenag Bandung Barat, Mukti Hartono, serta sejumlah undangan lainnya.
Asep menilai, kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempererat persatuan dan kebersamaan lintas umat beragama di wilayah Bandung Barat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah menguatkan persatuan, kesatuan, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap agenda serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun, karena dinilai efektif dalam menciptakan suasana kondusif, aman, dan nyaman di Kabupaten Bandung Barat.
Rangkaian HAB Kemenag KBB ke- 80
Sementara itu, Plt Kepala Kemenag Bandung Barat, Mukti Hartono, menjelaskan bahwa gerak jalan santai tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama tingkat Kabupaten Bandung Barat.
Peserta berasal dari berbagai elemen, di antaranya KUA, penyuluh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para guru mulai dari tingkat RA, SD Muslimin, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta se-KBB.
“Alhamdulillah, jumlah peserta yang hadir hari ini sekitar 8.000 orang,” kata Mukti.
Kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan sekaligus doa bersama agar masyarakat Indonesia, khususnya daerah yang tengah dilanda bencana, diberikan ketabahan dan kekuatan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








