Polisi prediksi demo APDESI bakal ricuh, Irjen Pol Karyoto: 30 ban bekas sudah disiapkan

- Penulis

Rabu, 31 Januari 2024 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo APDESI di depan gedung DPR RI Jakarta berujung ricuh (foto: tangkapan layar video viral)

i

Demo APDESI di depan gedung DPR RI Jakarta berujung ricuh (foto: tangkapan layar video viral)

Jakarta | SekitarKita.id,- Aksi unjuk rasa sejumlah Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) di depan gedung DPR RI Jakarta Rabu (31/1/2024) itu diprediksi bakal terjadi kericuhan.

Hal ini dikatakan, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto saat jumpa pers usai pengamanan demo, ia menyebut, massa sudah mempersiapkan sejumlah benda (barang) sebelum melakukan aksi demo.

Massa aksi kemudian ricuh ditengah orasi dan sempat melakukan pembakaran atribut seperti spanduk, ban bekas, hingga melakukan pelemparan botol bekas air mineral ke dalam komplek gedung DPR RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini, teman-teman melihat ada aksi penyampaian pendapat di DPR yang sedikit diwarnai perusakan sebagian kecil dari pagar DPR luar. Kita tahu mereka sudah mempersiapkan,” ungkap Karyoto kepada wartawan, Rabu.

Polisi pukul mundur massa APDESI dengan menggunakan water canon (foto: tangkapan layar video CCTV gedung DPR RI)
Polisi pukul mundur massa APDESI dengan menggunakan water canon (foto: tangkapan layar video CCTV gedung DPR RI)

Menurut dia, sebelumnya pihak aparat kepolisian telah melakukan razia berkaitan dengan adanya demo Apdesi ini. Hasilnya, polisi menemukan 30 ban bekas yang disiapkan untuk dibakar pada saat demo.

“Memang dari kemarin anggota kami sudah razia sudah dapatkan banyak sekali lebih dari 30 (ban). Karena kalau ban dibakar 30 biji bisa dibayangkan asap hitam seolah-olah nanti membuat kekacauan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Dukungan di Pilkada Karawang, Paslon Acep-Gina Genjot Sosialisasi 

Dikatakan Karyoto kembali, kendati terjadi kericuhan, pihaknya memilih untuk tetap bertahan saat menghadapi massa yang anarkis dan bringas itu, pihaknya terpaksa menggunakan water cannon untuk memukul mundur massa.

“Kami tidak membalas kami hanya mengimbau terus untuk tidak anarkis dan sambil bertahan menyemprotkan air,” tandasnya.

Laporan: Pathar

Editor: Abdul Kholilulloh



Berita Terkait

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Berita Terbaru