Prabowo Tinjau Tambak Ikan Nila Salin di Karawang, Dorong Potensi Makanan Bergizi Gratis

- Penulis

Senin, 2 Desember 2024 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id- Presiden RI, Prabowo Subianto, mengunjungi tambak budidaya ikan nila salin di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, Jawa Barat, pada Senin (2/12).

Kunjungan ini menyoroti potensi tambak sebagai penyedia bahan makanan bergizi gratis berbasis protein ikan, yang mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mengatasi stunting.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Dirjen Perikanan Budidaya TB Haeru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia tiba sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengenakan seragam safari cokelat dan topi biru tua.

Sebelum melakukan peninjauan langsung, Prabowo dan Trenggono meninjau denah tambak seluas 84 hektare. Tambak ini ditargetkan memproduksi 80-100 ton ikan nila per hektare per siklus.

“Potensi ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan,” ujar Trenggono.

Prabowo juga turut menebarkan benih ikan nila salin di tambak, sebuah langkah simbolis yang mencerminkan dukungan terhadap peningkatan produktivitas tambak.

Baca Juga:  Resmi Jabat Gubernur Lemhanas, Kang Ace: Teknologi Digital Berpengaruh terhadap Geopolitik

Hal ini menjadi bagian dari program prioritas KKP berbasis ekonomi biru, yang bertujuan menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat pesisir.

Setelahnya, Prabowo meninjau area pendederan benih ikan nila, tahap awal dari siklus budidaya.

Di sana, ia menyempatkan diri untuk menyapa ratusan warga dan pembudidaya ikan yang antusias menyambut kehadirannya.

Selaras dengan Asta Cita Prabowo-Gibran

Kunjungan ini sejalan dengan visi Asta Cita Prabowo-Gibran yang berfokus pada swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan.

Pengembangan sektor perikanan budidaya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Tambak ikan nila salin di Karawang juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional.

Dengan potensi besar ini, Indonesia semakin optimis untuk memperkokoh posisinya di pasar global sekaligus menyediakan makanan bergizi berkualitas bagi masyarakat.

Sumber Gizi Berbasis Perikanan

Ikan nila salin menjadi salah satu komoditas andalan yang tidak hanya bernilai ekonomis tinggi, tetapi juga kaya protein.

Baca Juga:  Rakernas LASQI 2026 Dibuka di Kabupaten Bandung, Cucun: Seni Qasidah Harus Bertahan di Tengah Perkembangan Zaman

Pemerintah berharap program ini mampu menjadi solusi nyata untuk mengatasi permasalahan stunting yang masih menjadi perhatian nasional.

Langkah konkret seperti ini dinilai sebagai sinergi positif antara pemerintah, pembudidaya, dan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.

“Kita optimis Indonesia mampu menjadi produsen utama pangan dunia,” kata Prabowo di sela kunjungannya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Promedia

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Berita Terbaru