Rakernas LASQI 2026 Dibuka di Kabupaten Bandung, Cucun: Seni Qasidah Harus Bertahan di Tengah Perkembangan Zaman

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal membuka Rakernas Lasqi di Kabupaten Bandung (foto: istimewa)

i

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal membuka Rakernas Lasqi di Kabupaten Bandung (foto: istimewa)

BANDUNG | SEKITARKITA.id – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) resmi dibuka di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi sekaligus merumuskan strategi pelestarian dan pengembangan seni qasidah di Indonesia.

Pembukaan Rakernas dan Diklatnas dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Cucun menegaskan bahwa seni qasidah merupakan bagian dari identitas budaya Islam yang harus terus dijaga agar tetap eksis di tengah derasnya arus modernisasi.

Rakernas dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) resmi dibuka di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2026) malam (foto: istimewa)
Rakernas dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) resmi dibuka di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2026) malam (foto: istimewa)

“Seni qasidah harus terus kita lestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” tegas Cucun.

Menurutnya, pelestarian seni qasidah tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah, masyarakat, dan generasi muda agar tetap relevan sebagai media dakwah dan pelestarian budaya.

Rakernas dan Diklatnas DPP LASQI NJ yang berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini diikuti pengurus serta peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Baca Juga:  Korban Keracunan Makanan MBG di Lembang Capai 199 Pelajar, 36 Masih Jalani Perawatan 
Related Posts
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal membuka Rakernas Lasqi di Kabupaten Bandung (foto: istimewa)
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal membuka Rakernas Lasqi di Kabupaten Bandung (foto: istimewa)

Forum tersebut diharapkan menghasilkan berbagai kebijakan strategis untuk memperkuat eksistensi LASQI NJ sekaligus mendorong seni qasidah semakin berkembang di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LASQI NJ KH. Jazilul Fawaid mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung perkembangan seni qasidah.

Menurutnya, perhatian besar dari Bupati Bandung menjadi salah satu alasan utama Kabupaten Bandung dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Rakernas dan Diklatnas tahun ini.

“Karena Bupati Bandung sangat peduli terhadap perkembangan seni qasidah. Tidak semua kepala daerah memiliki perhatian seperti ini,” ujar Jazilul.

Ia juga mengungkapkan bahwa usulan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam forum DPP LASQI NJ.

Baca Juga:  Picu Banjir, DPRD KBB Sidak Perumahan Elit Emeralda Resort Padalarang 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS (KDS) menegaskan bahwa seni qasidah memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya bangsa, tetapi juga menjadi sarana dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2026) malam. Foto: Fromopim Kab. Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2026) malam. Foto: Fromopim Kab. Bandung

“Kegiatan Rakernas dan Diklatnas ini saya harapkan dapat melahirkan berbagai keputusan strategis untuk memperkuat eksistensi seni qasidah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” kata KDS.

Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki potensi besar dalam pengembangan seni qasidah karena hampir setiap pondok pesantren memiliki grup qasidah yang aktif.

“Seni qasidah merupakan warisan budaya yang telah tumbuh secara turun-temurun. Di Kabupaten Bandung, hampir setiap pesantren memiliki grup qasidah. Ini menjadi potensi besar yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujarnya.

KDS menambahkan, seni qasidah harus mampu mengikuti perkembangan zaman agar semakin diminati generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai religius yang menjadi ciri khasnya.

Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, organisasi, pesantren, dan masyarakat untuk menghadirkan seni qasidah yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Baca Juga:  Pilkada Bandung Barat, Raffi Ahmad Kampanye Jeje-Asep Bawa Artis Ibu Kota 

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyatakan kesiapan apabila dipercaya menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai pusat pengembangan seni qasidah sekaligus memperluas syiar Islam melalui seni budaya.

Rakernas dan Diklatnas DPP LASQI NJ turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Ketua LASQI NJ Jawa Barat, jajaran pengurus DPP LASQI NJ, serta peserta LASQI NJ dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Rakernas dan Diklatnas ini, DPP LASQI NJ berharap seni qasidah terus berkembang, semakin dicintai generasi muda, serta tetap menjadi media dakwah dan pelestarian budaya Islam di Indonesia.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Musda V Golkar Bandung Barat, Edi Rusyandi Klaim Didukung 16 PK, Peluang Aklamasi Menguat
Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri
Hati Ibu Mana Tak Hancur, Rika Dikirimi Video Anaknya Bersimbah Darah di Bandung Barat 
Komisi IV DPRD KBB Sidak Pabrik Kapur yang Viral Disorot Dedi Mulyadi, Ini Temuannya
Jelang Musda V Golkar KBB, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka hingga 1 Agustus 2026
Bangkitkan Seni Religi LASQI, Bupati KDS: Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Festival Qasidah Nasional
Sadis! Pria di Bandung Barat Diduga Aniaya Anak Kandung, Dalih Agar Istri Kembali
Tiga Jongko Pedagang di Pasar Barukai Hancur Diterpa Angin Helikopter, SPN Polda Jabar Siap Ganti Rugi 

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Jelang Musda V Golkar Bandung Barat, Edi Rusyandi Klaim Didukung 16 PK, Peluang Aklamasi Menguat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Hati Ibu Mana Tak Hancur, Rika Dikirimi Video Anaknya Bersimbah Darah di Bandung Barat 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Komisi IV DPRD KBB Sidak Pabrik Kapur yang Viral Disorot Dedi Mulyadi, Ini Temuannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:20 WIB

Jelang Musda V Golkar KBB, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka hingga 1 Agustus 2026

Berita Terbaru