Rotmut Eselon II Era Bupati Jeje Jadi Sorotan “Manuver Cerdik Menuju Reformasi Birokrasi di KBB”

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail pimpin rotasi mutasi jabatan eselon II dilingkungan Pemkab Bandung Barat (foto: istimewa)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail pimpin rotasi mutasi jabatan eselon II dilingkungan Pemkab Bandung Barat (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id- Rotasi mutasi (Rotmut) pejabat eselon II yang dilakukan Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, pada Kamis (11/9/2025) langsung menuai sorotan publik.

Sebanyak 14 pejabat dilantik dalam langkah awal reformasi birokrasi, yang dinilai sebagai manuver cerdik Bupati Jeje menepis pandangan skeptis masyarakat.

Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat (LAKI-KBB), Gunawan Rasyid, menilai langkah Bupati Jeje sangat strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bupati Jeje sangat cerdik dan di luar dugaan. Penempatan pejabat kali ini bahkan mengosongkan lima dinas strategis, yang menunjukkan keseriusan beliau mempersiapkan reformasi birokrasi ke depan,” ujar Gunawan atau akrab disapa Guras.

Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail pimpin rotasi mutasi jabatan eselon II dilingkungan Pemkab Bandung Barat (foto: istimewa)
Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail pimpin rotasi mutasi jabatan eselon II dilingkungan Pemkab Bandung Barat (foto: istimewa)

Menurutnya, rotasi mutasi ini juga menjadi bentuk tantangan terhadap optimalisasi kinerja pejabat, sekaligus uji loyalitas mereka, tanpa mengesampingkan aspek integritas dan kompetensi.

Dalam rotasi mutasi ini, lima dinas strategis dibiarkan kosong, antara lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) mengelola anggaran besar dengan pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) yang berperan penting dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Baca Juga:  Prestasi Gemilang, Atlet Dayung Bandung Barat sabet 2 Medali Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu

“Kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang merupakan sektor vital dalam pembangunan infrastruktur dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” sambungnya.

Ketua LAKI-KBB, Gunawan Rasyid/ Guras (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua LAKI-KBB, Gunawan Rasyid/ Guras (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurut Guras, isu kebocoran anggaran, penyalahgunaan wewenang, hingga monopoli proyek masih menghantui sejumlah dinas tersebut.

“Pengusaha lokal Bandung Barat sering kali hanya jadi penonton, sementara proyek dikuasai pihak tertentu,” ungkapnya.

LAKI-KBB menegaskan bahwa reformasi birokrasi mutlak diperlukan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Bupati Jeje kata Guras, dinilai telah membuka jalan, namun evaluasi pejabat secara menyeluruh harus segera dilakukan.

“Rekrutmen pejabat harus dilakukan melalui open bidding yang konsisten dan akuntabel. Jika SDM kurang, bisa memanfaatkan sistem merit dan manajemen talenta sesuai UU No.20 Tahun 2023 tentang ASN,” jelas Guras.

Meski mengapresiasi langkah awal Bupati Jeje, LAKI-KBB menilai rotasi mutasi ini baru sebatas harapan.

“Kami akan mengawal secara ketat dan menyampaikan kritik keras bila peluang reformasi birokrasi tidak dimanfaatkan dengan baik,” tegas Guras.

Sebagai lembaga pengawas masyarakat, LAKI-KBB menegaskan komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga:  Berangsur Membaik, Pemkab Bandung Barat Resmi Hentikan Status KLB Keracunan Massal MBG

“Kami hadir bukan untuk merusak, tapi bila pembinaan sulit dilakukan, maka penegakan hukum akan jadi jalan terakhir,” pungkasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Berita Terbaru