RS Cahya Kawaluyan Bandung Barat Sabet Penghargaan Platinum dari World Stroke Organization

- Penulis

Minggu, 25 Mei 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RS Cahya Kawaluyan, yang berada di bawah naungan Borromeus Group Healthcare, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional (foto: Abdul Kholilulloh)

i

RS Cahya Kawaluyan, yang berada di bawah naungan Borromeus Group Healthcare, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – RS Cahya Kawaluyan, yang berada di bawah naungan Borromeus Group Healthcare, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional.

Kali ini, rumah sakit tersebut berhasil meraih Platinum Status Award dari World Stroke Organization (WSO), sebuah penghargaan bergengsi yang mengakui mutu layanan penanganan stroke yang cepat, akurat, dan efisien.

Sebelumnya, RS Cahya Kawaluyan telah mengantongi Gold Status, dan kini mampu naik tingkat ke Platinum Status berkat keberhasilannya dalam melakukan trombolisis intravena secara tepat waktu bagi pasien stroke iskemik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur RS Cahya Kawaluyan, drg. Arnoldus Friedrich John, MM, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi pasien stroke di wilayah Bandung Barat.

Direktur RS Cahya Kawaluyan, drg. Arnoldus Friedrich John, MM (foto: Abdul Kholilulloh)
Direktur RS Cahya Kawaluyan, drg. Arnoldus Friedrich John, MM (foto: Abdul Kholilulloh)

“Puji Tuhan, ini kali kedua RSCK Cahya Kawaluyan dipercaya dalam memberikan layanan stroke. Sejak awal, tujuan kami bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan hadir sebagai fasilitas kesehatan yang siap membantu masyarakat, khususnya pasien stroke di kawasan Bandung Barat,” ujar drg. Arnoldus kepada Sekitarkita.id, Sabtu 24 Mei 2025.

Baca Juga:  Bertolak ke China, Menhan Prabowo temui Presiden Xi Jinping

Ia menambahkan bahwa angka kejadian stroke di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Barat, tergolong tinggi dibanding rata-rata nasional. Karena itu, menurutnya, peran aktif rumah sakit dalam memberikan layanan berkualitas sangatlah penting.

“Apresiasi ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Tapi pada dasarnya, penghargaan ini hanya bonus dari usaha kami dalam menyelamatkan nyawa pasien,” tambahnya.

Mengenal Golden Period dalam Penanganan Stroke

Dalam dunia medis, dikenal istilah golden period atau masa emas dalam penanganan stroke, yaitu dalam kurun waktu 4,5 jam sejak munculnya gejala awal stroke iskemik.

Pada periode ini, masih terdapat bagian otak yang disebut penumbra, yaitu jaringan yang belum mengalami kerusakan permanen dan masih bisa diselamatkan.

Melalui terapi reperfusi seperti trombolisis intravena, aliran darah ke otak dapat dipulihkan, sehingga menurunkan risiko kecacatan dan kematian.

RS Cahya Kawaluyan terbukti mampu menjalankan prosedur ini dengan cepat dan tepat sesuai protokol internasional.

Edukasi untuk Tenaga Kesehatan: Seminar “Code Stroke and Pre-Hospital Management”

Baca Juga:  Tarling Ramadhan, Pj Bupati Arsan Latif serahkan puluhan zakat ASN ke DKM Masjid Agung Padalarang

Sebagai bagian dari upaya edukasi dan penguatan sistem penanganan stroke di Bandung Barat, RS Cahya Kawaluyan juga menggelar seminar bertajuk “Code Stroke and Pre-Hospital Management” yang ditujukan bagi para tenaga kesehatan di layanan primer seperti puskesmas dan klinik.

Pasalnya, pasien stroke umumnya pertama kali datang ke fasilitas tingkat pertama. Oleh karena itu, penting bagi tenaga medis di lini terdepan untuk mampu mengenali tanda stroke, memberikan penanganan awal yang tepat, dan segera merujuk ke rumah sakit yang siap menangani stroke.

RS Cahya Kawaluyan: Siap 24 Jam Tangani Stroke

Dilengkapi dengan fasilitas lengkap dan tim medis profesional yang siaga 24 jam, RS Cahya Kawaluyan telah ditetapkan sebagai Stroke Ready Hospital.

Status ini menandakan kesiapan rumah sakit dalam memberikan terapi stroke selama golden period, sesuai standar layanan internasional.

Untuk penanganan darurat stroke, masyarakat dapat menghubungi layanan berikut:

📞 IGD & Ambulans RS Cahya Kawaluyan: 022 – 6803701



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

HPSN 2026, Pemkab Bandung Barat Perkuat Kolaborasi Tangani Sampah Berkelanjutan
Gerindra KBB Pastikan Kuota 30 Persen Perempuan Terpenuhi Jelang Verifikasi Partai Pemilu 2029
KPU KBB Intensifkan Roadshow Politik, Fokus Pembaruan Data dan Keterwakilan Perempuan Jelang Pemilu 2029
Dadang Naser Tinjau Budidaya Ikan Bioflok di KBB, Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat
Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru
Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja
Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:35 WIB

HPSN 2026, Pemkab Bandung Barat Perkuat Kolaborasi Tangani Sampah Berkelanjutan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:20 WIB

Gerindra KBB Pastikan Kuota 30 Persen Perempuan Terpenuhi Jelang Verifikasi Partai Pemilu 2029

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:50 WIB

KPU KBB Intensifkan Roadshow Politik, Fokus Pembaruan Data dan Keterwakilan Perempuan Jelang Pemilu 2029

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Dadang Naser Tinjau Budidaya Ikan Bioflok di KBB, Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Selasa, 28 April 2026 - 07:32 WIB

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat

Berita Terbaru