Rupee India akan sedikit naik terhadap dolar dalam tiga bulan ke depan: jajak pendapat Reuters Oleh Reuters

- Penulis

Kamis, 4 April 2024 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Milounee Purohit

BENGALURU (Reuters) – Rupee India hanya akan menguat sedikit terhadap dolar AS selama tiga bulan mendatang karena Reserve Financial institution of India (RBI) menggunakan cadangan devisanya untuk mengelola volatilitas dan menjaga mata uang tetap relatif kuat, berdasarkan jajak pendapat Reuters.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun sebagian besar mata uang negara berkembang telah melemah terhadap dolar sepanjang tahun ini, rupee diperdagangkan dalam kisaran ketat di 82,64/$-83,45/$ dan turun kurang dari 0,5%.

Stabilitas tersebut sebagian besar didorong oleh intervensi berkelanjutan RBI di pasar Valas. Cadangan devisanya baru-baru ini mencapai rekor tertinggi sebesar $642,63 miliar.

“Intervensi valas dua arah RBI untuk menjaga rupee tetap stabil telah membatasi volatilitas dibandingkan USD/Asia. RBI telah meningkatkan cadangan mata uang asingnya, bila memungkinkan, yang kini berada pada rekor tertinggi,” kata Dhiraj Nim, analis valas. ahli strategi di ANZ.

“Mereka percaya bahwa faktor-faktor tersebut, bukan nilai tukar, adalah garis pertahanan pertama terhadap guncangan eksternal. Kami memperkirakan tren ini akan terus berlanjut dan rupee akan sedikit menguat pada tahun 2024.”

Baca Juga:  Apakah risiko stagflasi itu nyata? Oleh Making an investment.com

Rupee diperkirakan naik tipis menjadi 83,11/$ dalam sebulan dan 82,90/$ dalam tiga bulan dari nilai Rabu di 83,43/$, berdasarkan jajak pendapat Reuters terhadap 46 analis valuta asing yang dilakukan pada 28 Maret-3 April.

Prospek tersebut sebagian besar tetap tidak berubah selama beberapa bulan dan tidak terpengaruh oleh kekuatan relatif buck sepanjang tahun ini.

RBI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga repo tidak berubah pada minggu ini dan kemudian menurunkannya pada kuartal ketiga. Federal Reserve AS diperkirakan akan mulai mengurangi biaya pinjaman AS pada bulan Juni.

Namun risiko The Fed tidak hanya akan menurunkan suku bunga di kemudian hari, tetapi juga memangkas suku bunga lebih sedikit dari perkiraan saat ini, semakin meningkat.

“Risiko utama terhadap pergerakan INR (Rupee India) adalah terdorongnya kembali siklus penurunan suku bunga The Fed setelah bulan Juni,” kata Aditi Gupta, ekonom di Financial institution of Baroda.

“Pertumbuhan (di AS) masih bertahan, yang mungkin menyebabkan The Fed menunda siklus penurunan suku bunganya, yang akan menyebabkan dolar menguat dalam waktu dekat.”

Baca Juga:  Tes psikologi menggunakan foto akan mengungkap masa depan: pilih pintu dan temukan sendiri

© Reuters.  FOTO FILE: Seorang pedagang mata uang digambarkan melalui simbol Rupee India di lantai sebuah perusahaan perdagangan di Mumbai 31 Mei 2013. REUTERS/Vivek Prakash/File Foto

Namun, rupee diperkirakan naik hampir 1,1% menjadi 82,50/$ dalam enam bulan dan sekitar 1,7% menjadi 82,00/$ dalam setahun.

(Untuk cerita lain dari jajak pendapat valuta asing Reuters bulan April 🙂



[ad_2]

2024-04-04 15:43:15

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru