Saham Asia melemah di tengah kegelisahan IHK AS dan Tiongkok Oleh Making an investment.com

- Penulis

Kamis, 11 April 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com– Sebagian besar saham Asia melemah pada hari Kamis, mengikuti penurunan semalam di Wall Boulevard setelah inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan mengikis spekulasi penurunan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve.

Information inflasi dari Tiongkok juga menunjukkan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Asia ini masih terjebak dalam tren deflasi yang berkelanjutan, sehingga semakin melemahkan sentimen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks Wall Boulevard melemah pada perdagangan semalam setelah knowledge inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan (CPI) membuat sebagian besar pedagang mengurangi taruhan terhadap penurunan suku bunga The Fed pada bulan Juni.

Indeks saham berjangka AS turun di perdagangan Asia.

Saham Tiongkok jatuh setelah CPI menyusut lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret

Information inflasi Tiongkok yang lemah juga mengguncang pasar regional. Indeks Tiongkok dan indeks masing-masing turun 0,2% dan 0,4%, setelah knowledge menunjukkan penyusutan lebih dari perkiraan pada bulan Maret.

Penurunan yang berkelanjutan juga mengindikasikan sedikitnya tanda-tanda pemulihan ekonomi di Tiongkok, yang sedang berjuang menghadapi tren deflasi yang berkelanjutan selama setahun terakhir.

Baca Juga:  AS mencabut beberapa izin ekspor untuk perusahaan yang memasok Huawei Tiongkok Oleh Reuters

Kelemahan yang terjadi di Tiongkok menjadi pertanda buruk bagi perekonomian Asia secara luas, mengingat negara-negara tersebut bergantung pada Tiongkok sebagai mitra dagang utama.

Kerugian pada saham-saham daratan menyeret indeks Hong Kong turun 1,4%, sebagian besar membalikkan kenaikan yang dicapai pada hari Rabu karena reli pada saham-saham teknologi.

Saham Australia turun 0,8% karena kenaikan harga komoditas baru-baru ini hanya memberikan dorongan terbatas pada saham-saham pertambangan kelas berat. Kekhawatiran terhadap Tiongkok juga membebani saham Australia, mengingat besarnya eksposur mereka terhadap Tiongkok daratan.

Indeks Jepang turun 0,6%, sedangkan indeks Jepang melemah 0,3%. Penurunan yang lebih besar pada saham-saham Jepang dibatasi oleh menguatnya saham-saham eksportir besar, karena jatuh ke posisi terendah dalam 34 tahun.

Namun ketidakpastian mengenai potensi intervensi pemerintah untuk mendukung yen juga mengurangi sentimen terhadap pasar Jepang.

Korea Selatan turun 0,4%, sementara pasar India tutup karena hari libur. Namun, harga mencapai rekor tertinggi pada hari Rabu.

Taruhan penurunan suku bunga di bulan Juni menguap

Pasar Asia lainnya juga melemah pada hari Kamis, terbebani oleh prospek kenaikan suku bunga AS untuk jangka waktu yang lebih lama.

Baca Juga:  5 hal utama yang harus diperhatikan di pasar minggu depan Oleh Making an investment.com

Sentimen terhadap pasar yang didorong oleh risiko sebagian besar terpukul oleh knowledge CPI AS yang kuat. Angka tersebut, ditambah dengan sikap hawkish, membuat pasar memangkas ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 foundation poin pada bulan Juni. Risalah tersebut menunjukkan bahwa bahkan sebelum pembacaan CPI yang panas pada bulan Maret, para pejabat Fed sudah semakin khawatir dengan inflasi yang tinggi.

Pasar kini memperkirakan peluang lebih dari 80% untuk bertahan di bulan Juni, dan peluang penurunan suku bunga sebesar 17,5%.



[ad_2]

2024-04-11 11:01:42

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB