[ad_1]
Jangan menyebutnya “batang” – seri Samsung Galaxy Buds3 yang baru mempunyai “bilah”. Anda bisa menjepit bilah untuk mengontrol pemutaran dan menggeser ke atas dan ke bawah untuk menyesuaikan quantity. Buds baru ini juga hadir dalam casing yang didesain ulang dan dilengkapi sejumlah fitur AI.
Samsung Galaxy Buds3 Pro mempunyai speaker 2 arah dengan tweeter planar 6,1 mm dan driving force dinamis 10,5 mm, plus dua amplifier. Codec SSC telah diperbarui untuk memberi dukungan laju pengambilan sampel dua kali lipat demi kualitas suara yang lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pro dilengkapi dengan fitur Energetic Noise Cancellation, dan mikrofonnya terus memantau lingkungan dengan fitur-fitur seperti Energetic Noise Management, Siren Stumble on, dan Voice Stumble on. Dua fitur terakhir akan secara otomatis menyalurkan suara sekitar dengan begitu Anda bisa mendengar apa yang sedang terjadi di sekitar Anda.
Selain itu, version pembelajaran mesin akan membantu mengatasi kebisingan yang datang dari ujung lain sepanjang panggilan – version ini telah dilatih untuk menciptakan kembali suara yang terdengar alami, bahkan andai audio tersebut berasal dari lingkungan yang bising. Dengan fitur Tremendous-Wideband, Buds bisa mengirimkan suara pada 16kHz, dua kali lipat dari yang bisa dikelola oleh Bluetooth buds biasa.
Gaya Galaxy Buds3 Pro dilengkapi dengan Blade Lighting fixtures yang eksklusif. Ini adalah strip lampu yang membentang di sejauh tepi gagang, maaf, bilahnya. Anda bisa memakai aplikasi Wearable untuk menyesuaikan gaya pencahayaan.
Samsung Galaxy Buds3 adalah pilihan yang lebih terjangkau. Perangkat ini mempunyai driving force dinamis 1 arah (11mm), tetapi tetap menawarkan Adaptive ANC dan Adaptive EQ untuk menyesuaikan suara berdasarkan faktor lingkungan. Selain itu, perangkat ini mempunyai desain terbuka, yang lebih nyaman untuk dipakai dalam waktu lama (namun desain tipe kanal Pro menawarkan isolasi kebisingan yang lebih pasif).
Casing yang didesain ulang mempunyai bagian atas yang transparan dan kapasitas baterai yang sama, 515mAh. Tetapi, Pro buds mempunyai baterai 53mAh yang minim lebih besar sekali di setiap bud dan bisa bertahan sampai 6 jam dengan ANC diaktifkan dan general 26 jam dengan bantuan casing (atau sampai 7 jam/30 jam dengan ANC dinonaktifkan). Buds3 mempunyai baterai 48mAh di setiap bud dan menjanjikan 5 jam mendengarkan musik terus-menerus dan general sampai 24 jam dengan ANC diaktifkan (atau 6 jam/30 jam dengan ANC dinonaktifkan).
Baik bud vanilla maupun Pro memberi dukungan fitur Galaxy AI seperti mode Interpreter – dengan memakai mode Listening, Anda bisa mendengarkan ceramah dalam bahasa asing dengan ponsel Galaxy dan bud yang menyediakan terjemahan ke bahasa ibu Anda.
Samsung memakai desain komputasional untuk kedua earbud guna memastikan kesesuaian yang lebih baik dan lebih nyaman. Kali ini, kedua version Buds3 mempunyai ketahanan terhadap debu dan air yang sama – IP57 (naik dari IPX2 pada Buds2 dan IPX7 pada Buds2 Pro). Tetapi, ini hanya berlaku untuk earbud dan bukan casing. Bagaimanapun, seri Buds3 merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan Samsung dan memakai plastik daur ulang dari jaring ikan dan tong air yang dibuang.
Seri Buds3 sudah bisa dipesan mulai hari ini dan akan tersedia mulai 24 Juli. Produk ini tersedia dalam dua warna, Silver dan White.
Samsung Galaxy Buds3 Pro dibanderol dengan harga $250, sedangkan Galaxy Buds3 standar dibanderol dengan harga $180. Sebagai perbandingan, harga tersebut $30 lebih mahal daripada version Buds2.
[ad_2]
Sumber: gsmarena








