Sandiaga Uno Ajak UMKM Maksimalkan Peluang Ekonomi Virtual

- Penulis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan keuntungan dari potensi ekonomi virtual yang diperkirakan sampai US$110 miliar pada tahun 2025. Pemerintah terus berupaya memberikan perlindungan bagi UMKM agar bisa bersaing secara adil dan mengembangkan bisnis mereka. Sandiaga juga mengapresiasi Program UMKM Untuk Indonesia (UUI) yang dijalankan oleh Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), dan Sampoerna Entrepreneurship Coaching Center (SETC), yang fokus pada pendampingan dan digitalisasi UMKM.

Program UUI telah mendampingi 1.000 UMKM sejak Februari 2024, dan acara puncak Program Inovasi dan Digitalisasi Entrepreneur untuk Akselerasi Lanjutan (IDEAL) 2024 digelar sebagai bagian dari upaya tersebut. Dari rutinitas IDEAL ini, lima UMKM terpilih akan dapatkan pendampingan lanjutan dari INOTEK, BRIN, dan Sampoerna SETC. Sandiaga mengharapkan kolaborasi ini bisa meningkatkan kapasitas UMKM agar lebih sejumlah besar yang dapat membuka peluang usaha baru serta lapangan kerja dengan mendapatkan keuntungan dari inovasi dan riset yang disediakan oleh BRIN.

Sandiaga menyoroti bahwa tantangan utama bagi UMKM bukanlah pendanaan, melainkan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pelatihan dan peningkatan kualitas SDM menjadi krusial agar UMKM dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan berkelanjutan. Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menegaskan bahwa inovasi dan adaptasi adalah kunci bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. BRIN berperan memberikan solusi inovatif yang relevan bagi UMKM melalui riset dan pengembangan yang tersambung.

Asisten Deputi Kemenko Perekonomian, Herfan Brilianto Mursabdo, menekankan pentingnya literasi virtual dan pemerataan akses teknologi untuk memberi dukungan UMKM. Saat ini, Staf Mahir Menteri KemenKopUKM, Riza Damanik, menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah mempercepat digitalisasi UMKM, dengan jumlah UMKM yang beralih ke virtual meningkat signifikan dari 9 juta menjadi lebih dari 25 juta. Riza menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya keterkaitan dengan e-commerce, namun juga menyangkut aspek produktivitas dan efisiensi produksi.

Sumber : VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru