[ad_1]
Menjamurnya perangkat yang terhubung dengan IoT, sensor berbasis IoT, pengguna web yang terus meningkat, dan peningkatan tajam dalam keterlibatan media sosial, semuanya meningkatkan peluang bagi bisnis untuk menangkap information dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak analis industri melihat information sebagai ‘minyak baru’ yang mendorong efisiensi organisasi di technology informasi saat ini, mengoptimalkan kinerja, profitabilitas, dan pengalaman.
Namun, memiliki information dalam jumlah besar tidak ada gunanya jika perusahaan tidak dapat menganalisisnya untuk mengekstraksi wawasan yang dapat ditindaklanjuti sehingga memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan information dan informasi.
Kebutuhan yang muncul untuk memanfaatkan information untuk mencapai tujuan organisasi membuat Industry Intelligence (BI) menjadi sorotan.
BI mencakup pengoperasian dan pengelolaan alat dan sistem pemrosesan information, seperti alat visualisasi information, alat pemodelan information, sistem pendukung keputusan, sistem manajemen foundation information, dan sistem pergudangan information.
Dalam beberapa tahun terakhir, Industry Intelligence menyaksikan adopsi yang luas di berbagai sektor atas kemampuannya memfasilitasi pengambilan keputusan yang cerdas, yang mempercepat peningkatan proses, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan pengalaman pengguna akhir.
Karena meningkatnya popularitas BI, permintaan terhadap profesional intelijen bisnis juga meningkat, seperti yang ditunjukkan dalam penelitian yang dilakukan oleh firma riset dan penasihat international Gartner, Inc., dan Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
Dengan semakin pentingnya peran analis intelijen bisnis, permintaan yang melebihi pasokan talenta, dan organisasi di seluruh dunia menghadapi kekurangan besar analis BI yang terampil.
Sayangnya, ini bukan skenario terbaik bagi perusahaan, namun kesenjangan talenta yang akut memperluas peluang karier bagi individu yang ingin memasuki bidang Industry Intelligence yang menarik. Dokumen ini memberi Anda informasi yang Anda perlukan untuk memulai karier yang sukses sebagai analis intelijen bisnis.
Apa Itu Analis Intelijen Bisnis?
Seorang analis intelijen bisnis menganalisis information untuk tujuan mempersiapkan intelijen pasar dan laporan keuangan. Dalam laporan ini, pola dan tren diidentifikasi di pasar tertentu yang mungkin mempengaruhi tindakan dan tujuan perusahaan.
Analis intelijen bisnis adalah individu yang mahir dalam bahasa pemrograman komputer, alat BI, teknologi, dan sistem. Analis BI menentukan prioritas dan persyaratan bisnis penting,
menentukan KPI (Indikator Kinerja Utama), menerapkan strategi DW (Knowledge Warehouse), dan mengidentifikasi BI (Industry Intelligence) dengan menambang Large Knowledge menggunakan perangkat lunak dan alat canggih.
Tujuan utama seorang analis intelijen bisnis adalah untuk memberdayakan pengambil keputusan dengan wawasan yang akurat, real-time, dan dapat ditindaklanjuti yang meningkatkan efisiensi tenaga kerja, meningkatkan produktivitas, memperkuat posisi pasar, meningkatkan keunggulan kompetitif, dan menambah pengalaman pelanggan.
Mendaftarlah di Program Pascasarjana Dalam Analisis Bisnis untuk mempelajari lebih dari selusin alat dan keterampilan, dan dapatkan akses ke kelas grasp oleh fakultas Purdue, hackathon eksklusif, dan sesi Ask Me The rest.
Apa yang Dilakukan Analis Intelijen Bisnis?
Analis Industry Intelligence (BI) sangat penting dalam mengubah information menjadi wawasan yang mendorong keputusan bisnis. Analis BI berada di jantung organisasi berbasis information,
menggunakan analisis information dan alat visualisasi untuk memahami tren, pola, dan wawasan yang menginformasikan keputusan strategis dan operasional. Berikut ikhtisar mendetail tentang apa yang dilakukan Analis Intelijen Bisnis:
1. Pengumpulan dan Pengelolaan Knowledge
Sumber Knowledge: Analis BI mengidentifikasi dan mengumpulkan information dari berbagai sumber, termasuk database interior, kumpulan information eksternal, dan layanan information berbasis cloud. Mereka memastikan datanya relevan, akurat, dan komprehensif.
Pembersihan dan Persiapan Knowledge: Mereka membersihkan information dengan menghapus duplikat, memperbaiki kesalahan, dan menangani nilai yang hilang untuk memastikan kualitas dan keandalan information untuk analisis.
2. Analisis dan Interpretasi
Analisis Knowledge: Dengan menggunakan metode statistik, algoritme, dan alat analisis, Analis BI menganalisis information yang dikumpulkan untuk mengidentifikasi tren, pola, dan anomali.
Interpretasi Knowledge: Mereka menafsirkan hasil analisis information, menerjemahkan kumpulan information yang kompleks menjadi wawasan yang dapat dipahami yang dapat menginformasikan strategi bisnis.
3. Pelaporan dan Visualisasi
Pembuatan Laporan: Analis BI membuat laporan yang merangkum temuan mereka, menggunakan tabel, bagan, dan grafik untuk menyajikan information dengan cara yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan.
Pengembangan Dasbor: Mereka juga mengembangkan dasbor interaktif yang memberikan wawasan waktu nyata, memungkinkan pengguna menelusuri titik information tertentu untuk analisis lebih dalam.
4. Pendukung Keputusan
Rekomendasi Strategis: Dengan wawasan mereka, Analis BI memberikan nasihat kepada manajemen senior mengenai keputusan strategis, dan menyarankan tindakan berdasarkan analisis berbasis information.
Efisiensi Operasional: Mereka mengidentifikasi peluang untuk perbaikan operasional, seperti pengurangan biaya, optimalisasi proses, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
5. Kolaborasi dan Komunikasi
Keterlibatan Pemangku Kepentingan: Analis BI bekerja sama dengan pemangku kepentingan organisasi untuk memahami kebutuhan information mereka dan memastikan wawasan yang diberikan relevan dan dapat ditindaklanjuti.
Kolaborasi Lintas Fungsi: Mereka berkolaborasi dengan departemen TI, ilmuwan information, dan analis lainnya untuk memastikan konsistensi information, berbagi praktik terbaik, dan mengintegrasikan wawasan ke dalam strategi bisnis yang lebih luas.
6. Pembelajaran dan Adaptasi Berkelanjutan
Selalu Terkini: Bidang intelijen bisnis berkembang pesat, mengharuskan Analis BI untuk terus mengikuti perkembangan terkini mengenai alat, teknologi, dan metodologi terkini.
Pengembangan Keterampilan: Mereka terus menyempurnakan keterampilan analisis information, visualisasi, dan interpretasi untuk meningkatkan efektivitas dan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan bisnis.
Gaji Analis Intelijen Bisnis
Diberi peringkat oleh majalah bisnis Amerika Forbes sebagai salah satu pekerjaan terpanas di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika),
seorang analis intelijen bisnis dapat mengharapkan gaji yang menguntungkan karena tingginya permintaan di berbagai industri, termasuk keuangan, perawatan kesehatan, manufaktur. , asuransi, teknologi, dan e-commerce.
- Seorang analis intelijen bisnis di Amerika Serikat mendapat penghasilan lebih $82.000 setiap tahun
- Di Inggris, seorang analis intelijen bisnis mendapat penghasilan lebih £45,00 setiap tahun
- Seorang analis intelijen bisnis di India dengan pengalaman 1 tahun atau kurang mendapat kompensasi rata-rata ₹357.394/tahun. Paket gaji rata-rata bagi para profesional BI dengan pengalaman satu hingga empat tahun adalah ₹510,457/tahunsementara analis intelijen bisnis tingkat menengah dan senior memperoleh gaji rata-rata sebesar ₹817,958/tahun Dan ₹1.179.162/tahun.
Bagaimana Menjadi Analis Intelijen Bisnis
Individu yang ingin mengejar karir sebagai analis intelijen bisnis akan memerlukan berbagai keterampilan, termasuk comfortable ability, keterampilan analitis, dan keterampilan teknis.
Keterampilan analis intelijen bisnis yang populer meliputi:
- Pengetahuan tentang protokol pengumpulan information dan perangkat lunak
- Keahlian dalam mengintegrasikan program dan perangkat lunak ke dalam layanan information
- Keakraban dengan alat penambangan information, konsep pemodelan information, dan arsitektur gudang information
- Kemahiran dalam SQL, Python, R, C#, Tableau, dan Hadoop
- Pengalaman dalam manajemen foundation information dan administrasi bisnis
- Kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis yang luar biasa
- keahlian komunikasi berbicara dan menulis yang kuat
- Pemahaman yang baik tentang undang-undang privasi dan perlindungan information
Meskipun gelar 4 tahun di bidang ilmu komputer, administrasi bisnis, atau statistik dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan, perusahaan terkemuka tidak terlalu menekankan gelar akademis jangka panjang.
Sebaliknya, organisasi-organisasi terkemuka, termasuk Fb, Google, Microsoft, Amazon, dan banyak lainnya, mencari kandidat dengan sertifikasi dari institusi yang diakui industri, seperti Simplilearn, untuk mengisi kesenjangan bakat dengan cepat.
Maju Dengan Simplilearn
Dengan lebih dari selusin fitur, dan pelajaran kelas dunia tentang analisis information, statistik, metodologi Agile Scrum, dan visualisasi information, pelatihan industri langsung, dan akses ke berbagai proyek dunia nyata,
Program Sertifikat Profesional Simplilearn dalam Analisis Bisnis, akan memastikan bahwa Anda dilengkapi dengan alat dan teknik yang paling dibutuhkan untuk memajukan karir BI Anda.
[ad_2]
Sumber: www.simplilearn.com








