Soal irigasi tersier, Mentan Pertanian RI tanggapi serius keluhan Pj Bupati Arsan Latif

- Penulis

Kamis, 7 Desember 2023 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,– Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif membeberkan berbagai keluhan dan kendala yang dialami sektor pertanian di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal ini dikatakan Arsan pada kegiatan Dukungan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pada Upaya Khusus (UPSUS) Akselerasi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung 2023-2024 yang digelar di Bandung, Rabu (6/12) sore.

Ia menyebut, bak gayung bersambut, keluhan tersebut langsung direspin positif oleh Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, DR. Ir. H. Andi Amran Sulaiman dengan memberikan bantuan pembangunan dan perbaikan irigasi tersier kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, Bapak Menteri Pertanian merespon positif keluhan kami dan langsung berjanji akan memberikan bantuan khusus untuk KBB terkait pembangunan dan perbaikan irigasi tersier sebagai salah satu solusi untuk sebagian lahan sawah yang berstatus sebagai sawah tadah hujan,” ungkap Arsan ditemui setelah kegiatan tersebut.

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif saat berbincang dengan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, DR. Ir. H. Andi Amran Sulaiman (foto: Forkompim/ Deden)
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif saat berbincang dengan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, DR. Ir. H. Andi Amran Sulaiman (foto: Forkompim/ Deden)

Dikatakan Arsan kembali, dengan dibangunnya irigasi tersier dari bantuan ini diharapkan tidak ada lagi sawah tadah hujan di KBB, sehingga produksi padi dan bahan pangan lainnya tetap dapat stabil meski ditengah musim kemarau.

Baca Juga:  Pasca ditetapkan tersangka kasus korupsi pasar Cigasong, Arsan Latif menghilang

Pasalnya, kata dia, hingga saat ini masih terdapat puluhan ribu hektar sawah tadah hujan di KBB. Dan keberadaan irigasi tersier ini akan sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani.

“Saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pertanian untuk segera menindaklanjuti dengan menyusun proposal RAB kebutuhannya terkait bantuan ini,” ujarnya.

Arsan menuturkan, bahwa tidak sedikit irigasi yang bermasalah seperti adanya longsoran-longsoran kecil hingga sedimentasi yang tinggi menyebabkan berkurangnya optimalisasi fungsi irigasi di Kabupaten Bandung Barat. Sehingga harus segera ditanggulangi, terutama menghadapi musim penghujan ini.

“Dengan berbagai teknologi pertanian ditambah dengan optimalisasi tersier diharapkan dapat mempertahankan jumlah sawah di Kabupaten Bandung Barat meski berstatus sebagai sawah tadah hujan,” terangnya.

Bantuan yang diberikan Mentan RI ini merupakan jawaban dari salah satu program yang selalu didengunkan Arsan tentang Daerah Penyangga Ketahanan Pangan di Kabupaten Bandung Barat.

“Rupanya Pak Mentan dan kita tudah satu misi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Arsan menjelaskan bahwa pada acara tersebut, dirinya merupakan satu-satunya Kepala Daerah yang hadir secara langsung, sehingga keluhannya langsung direspon positif oleh Mentan.***

Baca Juga:  Resmikan Akses Jalan Tangsijaya Gununghalu, Pj Bupati Arsan Latif 'Ngompreng Bareng' 

 

Foto: Forkompim/Deden 



Berita Terkait

Meski Polemik Berlanjut, DPRD KBB Pastikan TK Negeri Ngamprah Tetap Gelar KBM
Ini Tampang ASN Bandung Barat Tersangka Korupsi Hibah Rp 1,5 Miliar, Pemkab Buka Suara
Babak Baru Polemik Ariandra Cityville Bandung Barat, Pemkab: Lahan TPU Wajib Diserahkan Pengembang
Disperkim Bandung Barat Diduga Catut Lahan TPU di Padalarang, Warga Hentikan Sementara Proyek Pembangunan
DPRD Bandung Barat Desak Polemik TK Negeri Ngamprah Segera Tuntas
Transaksi Rp14 Miliar Belum Tuntas, Kades Ciptagumati Tagih Pembayaran Lahan Ariandra Cityville
Bupati Jeje Dukung Penuh NPCI KBB Jelang Klasifikasi Peparda 2026, Siap Beri Bantuan Pribadi untuk Atlet
Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Kapur di Cipatat Bandung Barat, Temukan Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Hak Buruh

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:15 WIB

Meski Polemik Berlanjut, DPRD KBB Pastikan TK Negeri Ngamprah Tetap Gelar KBM

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:21 WIB

Ini Tampang ASN Bandung Barat Tersangka Korupsi Hibah Rp 1,5 Miliar, Pemkab Buka Suara

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:21 WIB

Babak Baru Polemik Ariandra Cityville Bandung Barat, Pemkab: Lahan TPU Wajib Diserahkan Pengembang

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WIB

Disperkim Bandung Barat Diduga Catut Lahan TPU di Padalarang, Warga Hentikan Sementara Proyek Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:30 WIB

DPRD Bandung Barat Desak Polemik TK Negeri Ngamprah Segera Tuntas

Berita Terbaru

TK Negeri Ngamprah, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat tuai polemik (foto: istimewa)

Bandung Barat

DPRD Bandung Barat Desak Polemik TK Negeri Ngamprah Segera Tuntas

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:30 WIB