Suku bunga kemungkinan akan tetap berada di atas tingkat yang terlihat dalam dekade terakhir

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com — Suku bunga di AS bisa tetap lebih tinggi dibandingkan dekade terakhir karena kenaikan inflasi yang baru-baru ini perlahan mereda, menurut Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Tv, Bostic mengatakan bahwa biaya pinjaman, yang saat ini berada pada titik tertinggi dalam dua dekade terakhir, “memperlambat” perekonomian AS dan membantu mengurangi beberapa tekanan harga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan suku bunga pada degree saat ini sebesar 5,25% hingga 5,5%, Bostic memperkirakan inflasi akan terus turun sepanjang sisa tahun ini dan terus melambat hingga tahun 2025. Namun, ia mengisyaratkan bahwa masih perlu waktu sebelum kenaikan harga akhirnya terjadi. mundur kembali ke tingkat goal The Fed sebesar 2%.

Sementara itu, pasar tenaga kerja AS terlihat lebih lemah dibandingkan 12 bulan lalu, namun “tidak lemah,” menurut Bostic. Information terbaru menunjukkan berkurangnya permintaan lapangan kerja, sebuah tren yang dapat mengindikasikan berkurangnya aktivitas di negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Baca Juga:  Harga minyak naik karena tanda-tanda membaiknya perekonomian Tiongkok; IHK AS sudah dekat Oleh Making an investment.com
Related Posts

Namun Bostic menambahkan bahwa dia tidak berharap The Fed terpaksa menurunkan suku bunga kembali ke degree mendekati nol sebelum pengetatan kebijakan tajam yang dimulai pada tahun 2022.

Dia berpendapat bahwa kembali ke tingkat suku bunga terendah berarti sesuatu yang “buruk” telah terjadi dalam perekonomian secara luas, dan menambahkan bahwa ini adalah skenario yang ingin dihindari oleh pejabat Fed.

Komentar Bostic muncul ketika sejumlah pejabat Fed lainnya akan membuat pernyataan minggu ini. Pasar kemungkinan akan terus mencermati pidato-pidato ini untuk mendapatkan petunjuk mengenai bagaimana para pengambil kebijakan memperkirakan perkembangan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Menyusul angka minggu lalu yang menunjukkan laju kenaikan harga konsumen yang lebih lambat dari perkiraan pada bulan April, investor kini memperkirakan dua pemotongan sebesar 25 foundation poin oleh The Fed tahun ini, dengan pemotongan pertama diperkirakan akan dilakukan pada bulan September.

Baca Juga:  Barclays mengurangi pandangan penurunan suku bunga Fed menjadi satu kali pada tahun 2024 Oleh Reuters



[ad_2]

2024-05-20 22:20:24

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru