Suku bunga utama bisa naik di masa depan

- Penulis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com — Suku bunga utama dapat meningkat di masa depan, meskipun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah hal ini akan terjadi, menurut Gubernur Federal Reserve Christopher Waller.

Berbicara dari pidatonya di sebuah acara di Islandia, Waller, yang dipandang oleh para analis sebagai salah satu tokoh paling menonjol di financial institution sentral AS, mengatakan ada “banyak perdebatan” mengenai apakah yang disebut “R- bintang” telah meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

R-star telah ditafsirkan sebagai tingkat suku bunga yang tidak menstimulasi atau membatasi perekonomian dan membiarkan inflasi tetap pada laju goal The Fed. Meskipun secara luas dipandang sebagai angka yang tidak pasti, angka ini juga dipandang sebagai alat untuk membantu menilai dampak kebijakan moneter pada waktu tertentu.

Baru-baru ini, para pejabat Fed secara terbuka bertanya-tanya apakah R-star akan bergerak lebih tinggi, terutama karena aktivitas ekonomi di AS tetap tangguh meskipun terjadi kenaikan suku bunga dalam jangka waktu yang lama. Jika hal ini benar terjadi, hal ini menandakan dimulainya generation baru dengan biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Menurutmu bunga mawar yang mana yang indah? Pilihan Anda akan memberi tahu Anda jenis energi apa yang Anda miliki
Related Posts

Salah satu faktor utama yang ditangani Waller adalah peningkatan permintaan penerbitan utang Treasury as opposed to pasokan. Jika pertumbuhan pasokan Treasury AS mulai melampaui permintaan, ia berargumentasi, “lebih banyak tekanan ke atas” mungkin akan diberikan pada R-star. Namun, ia menyatakan bahwa “hanya waktu yang dapat membuktikan seberapa besar faktor posisi fiskal AS akan mempengaruhi R-star.”

Dalam pidatonya, Waller tidak mengomentari tren inflasi jangka pendek atau prospek suku bunga menjelang pertemuan bulanan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan menentukan suku bunga.



[ad_2]

2024-05-25 05:06:17

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru