Swasembada Beras 2026 Dicapai, Dadang Naser Tekankan Pentingnya Kemandirian Pangan Nonberas

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang Naser, mengapresiasi keberhasilan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang secara resmi mendeklarasikan swasembada beras pada 2026.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan nasional yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada beras.

Sebagai mitra kerja sektor pangan, Dadang mengaku bangga atas pencapaian swasembada beras yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, ia menilai tantangan ke depan adalah bagaimana Indonesia mampu menekan impor dan memperluas ekspor komoditas pangan lainnya.

“Setelah swasembada beras, kita ingin swasembada pangan di bidang yang lain. Kita harus lebih banyak ekspor daripada impor, terutama pada komoditas yang selama ini ditinggalkan,” ujar Dadang kepada wartawan, Selasa (13/01/2026).

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang Naser (Foto: Abdul Kholilulloh/ ilustrasi)
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang Naser (Foto: Abdul Kholilulloh/ ilustrasi)

Dadang menyoroti masih tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum dan tepung terigu, yang selama ini terus menyedot devisa negara. Menurutnya, kondisi tersebut harus segera direspons dengan mempercepat diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal.

Baca Juga:  KPU Karawang: Hari Pertama Pendaftaran Pilkada Sepi, ini kata Mari Fitriana

Ia mendorong agar produk pangan olahan nasional, khususnya mi instan, ke depan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada terigu impor, melainkan mulai beralih menggunakan tepung lokal hasil pertanian dalam negeri.

“Suatu saat mi instan tidak terlalu berbasis terigu, tetapi berbasis tepung-tepung dari hasil pertanian kita, seperti tepung singkong, tepung beras, tepung sukun, dan lainnya,” jelasnya.

Langkah diversifikasi pangan tersebut diyakini tidak hanya mampu menekan angka impor, tetapi juga menciptakan keseimbangan ekonomi pangan nasional, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta memperkuat kesejahteraan petani lokal.

Selain sektor karbohidrat, Dadang juga menekankan pentingnya swasembada protein hewani, baik dari sektor perikanan laut, perikanan darat, maupun peternakan.

Ia menyoroti masih tingginya impor susu nasional yang harus ditekan melalui peningkatan kualitas bibit sapi dan pengembangan ternak unggul dalam negeri.

Menurutnya, kemandirian pangan sejati tidak hanya diukur dari ketersediaan beras, tetapi mencakup seluruh rantai pangan nasional, mulai dari karbohidrat hingga protein.

“Kemandirian bukan sekadar di beras, tetapi juga di komoditas lainnya, termasuk protein dan susu, agar kita tidak terus bergantung pada impor,” pungkasnya.

Baca Juga:  Brigez-LMP Ingatkan Bupati Bekasi: Jabatan di Perumda Tirta Bhagasasi Bukan Hadiah Politik



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran
Dinkes KBB Belum Pastikan Dugaan Keracunan MBG, Sampel Makanan Tak Tersedia
Tragis! Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Gudang Warung Sembako Bandung Barat
Belasan Siswa SDN 2 Cipeundeuy Padalarang, Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan MBG

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Minggu, 13 September 2026 - 21:57 WIB

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 September 2026 - 15:54 WIB

Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Berita Terbaru

Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026) malam. Foto: istimewa

Bandung Barat

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:57 WIB