[ad_1]
Raksasa teknologi seperti Apple juga Amazon berintegrasi secara mulus dengan kita dalam kehidupan sehari-hari, memakai mekanisme khusus yang disebut Teknologi Large Knowledge. Teknologi ini digunakan untuk mengelola penjualan, meningkatkan efisiensi rantai pasokan, juga memprediksi hasil di masa depan untuk melakukan sedikit riset operasional. Large knowledge pada dasarnya bisa digunakan dengan dua teknologi, yang dibagi lagi menjadi empat bagian penting.
Teknologi Large Knowledge Teratas
1.Apache Hadoop
Apache Hadoop yaitu kerangka kerja sumber curhat penyimpanan terdistribusi juga pemrosesan kumpulan knowledge ekstensif dengan menggunakan type pemrograman sederhana. Ini meliputi HDFS untuk penyimpanan knowledge di beberapa mesin juga type pemrograman MapReduce untuk pemrosesan knowledge. Arsitektur Hadoop memungkinkannya untuk menskalakan server tunggal mencapai ribuan mesin, yang masing-masing mampu melakukan komputasi juga penyimpanan lokal. Sebagai teknologi landasan dalam lanskap knowledge besar, Hadoop secara efisien mengelola dengan jumlah besar knowledge terstruktur juga sepertinya tidak terstruktur, menjadikannya alat penting untuk menangani tugas pemrosesan knowledge berskala besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Apache Percikan
Apache Spark yaitu mesin analitik terpadu sumber terbuka yang dikenal karena itu kecepatan juga kemudahan penggunaannya dalam pemrosesan knowledge besar. Ini memberikan kemampuan komputasi dalam memori, secara signifikan meningkatkan kinerja tugas pemrosesan knowledge besar dibandingkan dengan Hadoop MapReduce yang berbasis disk. Spark memberi dorongan untuk Scala, Java, Python, R, dll, juga menawarkan API tingkat tinggi untuk operasi seperti kueri SQL, streaming knowledge, ML, juga pemrosesan grafik. Kemampuan pemrosesan batch juga real-time menjadikannya alat serbaguna dalam ekosistem knowledge besar.
3.Apache Kafka
Apache Kafka yaitu platform streaming acara terdistribusi yang menangani umpan knowledge waktu nyata. Awalnya dikembangkan oleh LinkedIn, Kafka dirancang untuk menyediakan pemrosesan knowledge dengan throughput tinggi juga latensi rendah. Ini digunakan untuk membangun saluran knowledge real-time juga aplikasi streaming, memungkinkan type terbitkan-berlangganan di mana produsen knowledge mengirimkan catatan ke topik Kafka juga konsumen membacanya. Infrastruktur Kafka yang kuat bisa menangani jutaan pesan according to detik, menjadikannya very best untuk aplikasi yang memerlukan pemrosesan knowledge waktu nyata, seperti agregasi log, pemrosesan aliran, juga analisis waktu nyata.
4.Apache Flink
Apache Flink yaitu kerangka pemrosesan aliran sumber terbuka yang dikenal karena itu kemampuannya menangani aliran knowledge waktu nyata juga pemrosesan knowledge batch. Ini memberikan komputasi yang akurat juga berstatus pada aliran knowledge yang sepertinya tidak terbatas juga terbatas dengan latensi rendah juga throughput tinggi. Fitur canggih Flink meliputi pemrosesan peristiwa yang kompleks, pembelajaran mesin, juga kemampuan pemrosesan grafik. Arsitekturnya yang toleran terhadap kesalahan juga bisa diskalakan membuatnya cocok untuk aplikasi pemrosesan knowledge berskala besar. Kemampuan windowing juga manajemen standing Flink yang canggih sangat berguna untuk aplikasi yang perlu menganalisis aliran knowledge berkelanjutan.
5. Google BigQuery
Gudang knowledge tanpa server yang terkelola sepenuhnya yang mendapatkan manfaat dari infrastruktur Google untuk memfasilitasi kueri SQL cepat. Hal ini memungkinkan pembuatan kueri kumpulan knowledge besar dengan cepat juga efisien tanpa manajemen infrastruktur. BigQuery memakai layout penyimpanan kolom juga arsitektur terdistribusi untuk memberikan performa juga skalabilitas tinggi. Ini terintegrasi dengan layanan Google Cloud lainnya juga memberi dorongan untuk analisis knowledge real-time, menjadikannya alat penting untuk intelijen bisnis, analisis knowledge, juga aplikasi pembelajaran mesin.
6. Pergeseran Merah Amazon
Layanan gudang knowledge cloud yang terkelola sepenuhnya yang memudahkan analisis kumpulan knowledge besar memakai SQL juga alat intelijen bisnis. Arsitektur Redshift dirancang untuk kueri berkinerja tinggi, memberikan kemampuan untuk menjalankan kueri analitis yang kompleks terhadap knowledge terstruktur juga semi-terstruktur berukuran petabyte. Ia menawarkan fitur seperti penyimpanan kolom, kompresi knowledge, juga eksekusi kueri paralel untuk meningkatkan kinerja. Redshift terintegrasi dengan berbagai sumber knowledge juga alat analisis, menjadikannya solusi serbaguna untuk analisis knowledge besar juga intelijen bisnis.
7. Kepingan salju
Snowflake yaitu platform pergudangan knowledge berbasis cloud yang terkenal dengan skalabilitas, kinerja, juga kemudahan penggunaannya. Sepertinya tidak seperti gudang knowledge tradisional, arsitektur Snowflake memisahkan penyimpanan juga sumber daya komputasi, memungkinkan penskalaan independen juga kinerja yang dioptimalkan. Ini memberi dorongan untuk knowledge terstruktur juga semi-terstruktur, memberikan kemampuan SQL yang kuat untuk kueri juga analisis knowledge. Arsitektur multi-kluster Snowflake memastikan konkurensi juga manajemen beban kerja yang tinggi, dengan begitu cocok untuk organisasi dengan segala ukuran. Integrasinya yang lancar dengan berbagai layanan cloud juga alat integrasi knowledge meningkatkan keserbagunaannya dalam ekosistem giant knowledge.
8. Databricks
Databricks yaitu platform analisis knowledge terpadu yang didukung oleh Apache Spark, dirancang untuk mempercepatnya inovasi dengan menyatukan ilmu knowledge, teknik, juga bisnis. Ini menyediakan lingkungan kolaboratif bagi tim knowledge untuk bekerja sama dalam pemrosesan knowledge skala besar juga proyek pembelajaran mesin. Databricks menawarkan runtime yang dioptimalkan untuk Apache Spark, pocket book interaktif, juga alur kerja knowledge terintegrasi, menyederhanakan proses pembuatan juga penerapan saluran knowledge. Kemampuannya untuk menangani knowledge batch juga real-time menjadikannya alat yang ampuh untuk analisis knowledge besar juga aplikasi berbasis AI.
9. MongoDB
MongoDB yaitu database NoSQL yang terkenal dengan fleksibilitas, skalabilitas, juga kemudahan penggunaannya. Ini mendatanya knowledge dalam dokumen mirip JSON, memungkinkan type knowledge yang lebih alami juga fleksibel dibandingkan database relasional tradisional. MongoDB dirancang untuk menangani knowledge sepertinya tidak terstruktur juga semi-terstruktur banyak, dengan begitu cocok untuk manajemen konten, IoT, juga aplikasi analitik real-time. Kemampuan penskalaan horizontal juga bahasa kueri yang kaya memberi dorongan untuk interaksi knowledge yang kompleks juga kinerja tinggi.
10. Cassandra
Apache Cassandra yaitu database NoSQL yang sangat skalabel juga terdistribusi yang dirancang untuk mengelola knowledge banyak di berbagai server komoditas tanpa satu titik kegagalan pun. Arsitekturnya yang terdesentralisasi menyediakan ketersediaan tinggi juga toleransi kesalahan, dengan begitu very best untuk aplikasi yang sangat penting. Dukungan Cassandra terhadap skema fleksibel juga kemampuannya mengelola knowledge terstruktur juga semi terstruktur memungkinkan penanganan beragam jenis knowledge secara efisien. Skalabilitas liniernya memastikan kinerja yang konsisten, dengan begitu cocok untuk kasus penggunaan seperti analisis real-time, IoT, juga pemrosesan transaksi on-line.
Program Pascasarjana Simplilearn di bidang Rekayasa Knowledge, yang selaras dengan sertifikasi AWS juga Azure, akan membantu semua orang menguasai keterampilan Rekayasa Knowledge yang penting. Jelajahi sekarang untuk mengetahui lebih cukup banyak tentang program ini.
11. Pencarian elastis
Elasticsearch yaitu mesin pencarian juga analitik sumber terbuka terdistribusi yang dibangun di atas Apache Lucene. Ini dirancang untuk skalabilitas horizontal, keandalan, juga kemampuan pencarian waktu nyata. Elasticsearch biasanya digunakan untuk analisis knowledge log juga peristiwa, pencarian teks lengkap, juga analisis operasional. Kemampuan kuerinya yang kuat juga RESTful API memudahkan pengintegrasian berbagai sumber knowledge juga aplikasi. Elasticsearch terus menerus digunakan dengan alat lain di Elastic Stack (Elasticsearch, Logstash, Kibana) untuk membangun solusi analisis juga visualisasi knowledge yang komprehensif.
12. Tablo
Tableau yaitu alat visualisasi knowledge tangguh yang memberdayakan pengguna untuk memahami juga menafsirkan knowledge mereka secara efektif. Ini menawarkan antarmuka intuitif untuk membuat dasbor interaktif juga bisa dibagikan, memungkinkan analisis juga presentasi knowledge dari berbagai sumber. Tableau memberi dorongan untuk beragam koneksi knowledge juga memfasilitasi analisis knowledge real-time. Fungsionalitas drag-and-drop memastikan aksesibilitas bagi pengguna dari semua tingkat keahlian teknis. Kapasitas Tableau untuk mengubah knowledge kompleks menjadi wawasan yang bisa ditindaklanjuti menjadikannya aset yang sangat diperlukan untuk intelijen bisnis juga pengambilan keputusan berbasis knowledge.
13. Aliran Tensor
Dikembangkan oleh Google, ini yaitu kerangka pembelajaran mesin sumber terbuka yang menawarkan ekosistem komprehensif untuk membuat juga menerapkan type pembelajaran mesin. Ini meliputi beragam perpustakaan, alat, juga sumber daya komunitas. TensorFlow memberi dorongan untuk berbagai tugas pembelajaran mesin, seperti pembelajaran mendalam, pembelajaran penguatan, juga pelatihan jaringan saraf. Arsitekturnya yang fleksibel memungkinkan penerapan di berbagai platform, mulai dari server cloud mencapai perangkat edge. Dukungan ekstensif TensorFlow untuk aplikasi observasi juga produksi menjadikannya pilihan utama bagi organisasi yang mendapatkan manfaat dari pembelajaran mesin juga teknologi AI.
14. Kekuatan BI
Alat analisis bisnis yang memungkinkan pengguna memvisualisasikan juga berbagi wawasan yang diperoleh dari knowledge mereka. Ini menyediakan beragam pilihan visualisasi knowledge juga laporan interaktif dan dasbor yang bisa diakses di berbagai perangkat. Energy BI terintegrasi dengan berbagai sumber knowledge, memungkinkan analisis juga kolaborasi knowledge secara real-time. Antarmukanya yang ramah pengguna juga kemampuan analitis yang kuat cocok untuk pengguna teknis juga non-teknis. Integrasi Energy BI dengan layanan Microsoft lainnya, seperti Azure juga Place of business 365, meningkatkan fungsionalitas juga kemudahan penggunaannya.
15. Penampil
Looker yaitu platform intelijen bisnis juga analisis knowledge kontemporer yang memungkinkan organisasi mengeksplorasi, menganalisis, juga berbagi wawasan bisnis secara real-time. Ini memakai bahasa pemodelan unik, LookML, yang memungkinkan pengguna untuk memutuskan juga memakai kembali logika bisnis di berbagai sumber knowledge. Looker menyediakan antarmuka berbasis internet untuk membuat dasbor juga laporan interaktif, memfasilitasi kolaborasi juga pengambilan keputusan berdasarkan knowledge. Kemampuan eksplorasi datanya yang kuat juga integrasi yang lancar dengan berbagai gudang knowledge menjadikannya alat serbaguna untuk analisis knowledge fashionable.
16. Presto
Presto yaitu mesin kueri SQL terdistribusi sumber terbuka yang dibuat untuk mengeksekusi kueri interaktif juga cepat pada sumber knowledge dalam skala apa pun. Awalnya dikembangkan oleh Fb, Presto memberi dorongan untuk kueri knowledge dalam berbagai layout, termasuk Hadoop, database relasional, juga sistem NoSQL. Arsitekturnya memungkinkan eksekusi kueri paralel, menghasilkan kinerja tinggi juga latensi rendah. Kemampuan Presto untuk menangani pertanyaan kompleks di berbagai sumber knowledge menjadikannya alat yang sangat baik untuk analisis knowledge besar, memungkinkan organisasi memperoleh wawasan dari knowledge mereka dengan cepat juga efisien.
17.Apache NiFi
Alat integrasi knowledge sumber terbuka yang dirancang untuk mengotomatiskan aliran knowledge antar sistem. Ini menampilkan antarmuka pengguna berbasis internet untuk membuat juga mengelola aliran knowledge, memungkinkan pengguna mengontrol perutean knowledge, transformasi, juga logika mediasi sistem secara visible. Kerangka kerja NiFi yang kuat memberi dorongan untuk penyerapan knowledge, streaming, juga pemrosesan batch secara real-time. Kemampuan asal datanya yang terperinci memastikan pelacakan juga pemantauan knowledge menyeluruh. Fleksibilitas juga kemudahan penggunaan NiFi sesuai dengan berbagai skenario integrasi juga pemrosesan knowledge, mulai dari tugas ETL sederhana mencapai saluran knowledge yang kompleks.
18. Robotic Knowledge
Platform AI perusahaan yang mengotomatiskan pembuatan juga penerapan type pembelajaran mesin. Ini menyediakan alat untuk persiapan knowledge, pelatihan type, evaluasi, penerapan, dengan begitu bisa diakses oleh pengguna dengan berbagai tingkat keahlian. Kemampuan pembelajaran mesin otomatis DataRobot memungkinkan organisasi dengan cepat mengembangkan type prediktif yang akurat juga mengintegrasikannya ke dalam proses bisnis mereka. Skalabilitas juga dukungannya terhadap berbagai algoritme juga sumber knowledge menjadikannya alat yang ampuh untuk mendorong wawasan juga inovasi berbasis AI.
19. Hadoop HDFS (Sistem Document Terdistribusi Hadoop)
Hadoop HDFS yaitu sistem penyimpanan inti yang digunakan oleh aplikasi Hadoop, dirancang untuk mendatanya kumpulan knowledge besar dengan andal juga mengalirkannya pada bandwidth tinggi ke aplikasi pengguna. Ini membagi record menjadi blok-blok besar juga mendistribusikannya ke beberapa node cluster. Setiap blok direplikasi di beberapa node untuk memastikan toleransi kesalahan. Arsitektur HDFS memungkinkannya untuk menskalakan mencapai ribuan node, memberikan ketersediaan juga keandalan yang tinggi. Ini yaitu komponen dasar ekosistem Hadoop, yang memungkinkan penyimpanan efisien juga akses ke knowledge besar.
20. Kubernet
Kubernetes yaitu sistem orkestrasi container sumber curhat mengotomatiskan penerapan, penskalaan, juga pengelolaan aplikasi dalam container. Ini menyediakan platform yang kuat untuk menjalankan sistem terdistribusi dengan tangguh, dengan fitur-fitur seperti peluncuran otomatis, rollback, penskalaan, juga pemantauan. Kubernetes mengabstraksi infrastruktur yang mendasarinya, memungkinkan pengembang untuk fokus membangun aplikasi daripada mengelola server. Dukungannya terhadap berbagai runtime container juga penyedia cloud menjadikannya alat serbaguna untuk menerapkan juga mengelola aplikasi knowledge besar di berbagai lingkungan.
[ad_2]
Sumber: www.simplilearn.com








