Tersangka gembong kejahatan dunia maya Rusia mengaku bersalah di AS, lapor TASS Oleh Reuters

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

MOSKOW (Reuters) – Alexander Vinnik, tersangka gembong kejahatan dunia maya Rusia yang ditangkap di Yunani pada tahun 2017, dihukum karena pencucian uang di Prancis tiga tahun kemudian dan sekarang menunggu persidangan di California, telah mengaku bersalah sebagian, kantor berita TASS mengutip pengacaranya sebagai mengatakan pada hari Sabtu.

Pengacaranya, Arkady Bukh, mengatakan, sebagai hasil dari tawar-menawar pembelaan, dia kini memperkirakan Vinnik akan mendapat hukuman penjara kurang dari 10 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan tertentu,” kata Bukh yang dikutip TASS, seraya menambahkan bahwa Vinnik terancam hukuman penjara seumur hidup.

“Puncak perundingan adalah kesepakatan dengan kejaksaan. Kami perkirakan hukuman penjaranya maksimal 10 tahun.”

Vinnik, yang dituduh melakukan pencucian lebih dari $4 miliar melalui mata uang virtual bitcoin, ditangkap pada tahun 2017 di Yunani atas permintaan Amerika Serikat, meskipun Moskow telah berulang kali menuntut agar dia dikembalikan ke Rusia.

Dia diekstradisi ke Prancis dari Yunani di mana dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena pencucian uang sebelum dia dikirim kembali ke Yunani dan kemudian ke Amerika Serikat pada tahun 2022.

Baca Juga:  Saham melemah, emas mencapai puncak baru karena pasar mempertimbangkan waktu pemotongan Fed Oleh Reuters

Departemen Kehakiman AS mengatakan Vinnik “diduga memiliki, mengoperasikan, dan mengelola BTC-e, sebuah entitas kejahatan dunia maya dan pencucian uang on-line yang signifikan yang memungkinkan penggunanya untuk memperdagangkan bitcoin dengan tingkat anonimitas yang tinggi dan mengembangkan foundation pelanggan yang sangat bergantung pada kriminal. aktivitas.”

Hukuman maksimum atas tuduhan AS terhadap Vinnik adalah 55 tahun penjara, menurut situs internet Departemen Kehakiman AS.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.



[ad_2]

2024-05-04 17:33:09

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru