Tim SAR temukan 4 jasad tertimbun, Bey Machmudin: Pemprov Jabar siapkan santunan

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga jasad tertimbun longsor di Kampung Gintung, RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (26/3/2024). Satu korban lainnya ditemukan pukul 16.32 WIB.

Sebelumnya petugas melakukan pencarian 10 korban tertimbun pasca longsor menerjang pada Minggu (24/03), dan berhasil menemukan tiga jasad itu di worksheet A atau zona 1 pencarian yang difokuskan Tim Sar Gabungan sejak hari pertama pencarian. Keempat korban ditemukan dalam waktu yang berbeda-beda.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, pihaknya turut berdukacita atas musibah yang menimpa warga Kampung Gintung Cipongkor. Ratusan personel tim SAR gabungan TNI-Polri turut dikerahkan untuk melakukan pencarian sisa korban hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan hari ini petugas alhamdulillah berhasil menemukan jenazah tertimbun, untuk nanti detail dijelaskan oleh tim yang menangani karena masih di identifikasi,” kata Bey usai meninjau posko pengungsian di SDN Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Selasa (26/03/2024).

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin (foto: Abdul Kholilulloh)
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin (foto: Abdul Kholilulloh)

“Pertama kami dengan Kapolda, Danrem, Kepala BMKG, BPBD meninjau lokasi pengungsi dan kami apresiasi kepada pihak yang membatu dari Tagana, Dinsos dan Kemensos, Pramuka dan para relawan yang bersedia membantu membuat dapur umum dan membantu kebutuhan masyarakat yang mengungsi,” sambungnya.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-78, owner Didi Group: Polri dapat membrantas judi online

Rencananya, pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar akan memberikan uang santunan bagi keluarga yang ditinggalkannya. Bukan hanya itu, pihaknya juga memberikan sejumlah bantuan kebutuhan mendesak untuk korban terdampak longsor di pengungsian.

“Tentu pemerintah hadir untuk memberikan santunan dan yang penting untuk masyarakat tentu akan kami pikirkan apakah akan direlokasi atau seperti apa. Karena keamanan dan keselamatan masyarakat itu yang utama bagi kami,” jelas Bey.

Related Posts

Dijelaskan Bey kembali, ada sekitar 527 pengungsi dipastikan seluruhnya dalam kondisi baik, kebutuhan pengungsi baik itu makanan maupun obat-obatan semuanya terpenuhi.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tertimbun longsor (foto: Abdul Kholilulloh)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tertimbun longsor (foto: Abdul Kholilulloh)

“Tadi saya tanyakan mereka sangat baik kondisinya, untuk makanan maupun kesiapan lainnya dan mereka memilih mengungsi disini, meskipun rumahnya masih sebagian ada dan bisa ditempati namun melihat dari segi keamanan mereka memilih disini,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelaku Pemerkosaan Balita di KBB Divonis 12 Tahun, Korban Jalani Operasi Kedua di RSHS Bandung

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga pada Basarnas Bandung, Supriono mengatakan, Jasad pertama merupakan anak-anak berjenis kelamin perempuan ditemukan pukul 11.54 WIB.

Lalu kemudian, jasad kedua anak-anak berjenis kelamin laki-laki ditemukan pukul 12.23 WIB. Lalu jasad ketiga, dewasa berjenis kelamin perempuan ditemukan pukul 12.56 WIB.

Informasi yang dihimpun, tim SAR gabungan kembali menemukan 1 orang korban lagi  pada pukul 16.32 WIB dengan berjenis kelamin perempuan dewasa sehingga total korban yang telah di evakuasi berjumlah 4 orang keseluruhannya ditemukan di area semtor A.

Selanjutnya korban terakhir ditemukan di bawa ke RSUD Cililin untuk dilakukan identifikasi. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, bahwa proses pencarian dihentikan sementara pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan besok 27 Maret 2024.

“Kami ucapkan terlebih dahulu Innalillahi wa Inna Ilaihi Raajiun. Turut berduka cita, tim Sar Gabungan menemukan jasad yang tertimbun di worksheet A,” kata Supriono.

“Awalnya ketiganya ditemukan sesuai dengan informasi awal, di titik inilah adanya korban sejumlah 5 sampai 6 korban. Maka konsentrasi dari awal rencana operasi, kita tentukan 3 worksheet ini,” kata Supriono.

Baca Juga:  Tata Ruang di Bandung Barat Amburadul, Dadang M. Naser: Perumahan di Atas Gunung Salah

Ia menjelaskan, seluruh jasad itu ditemukan di kedalaman lumpur material longsor dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Saat indikasi awal ditemukan, petugas langsung menyemprotkan air dari alkon.

“Kedalaman sekitar 1,5 meter, dan itu yang sejak awal menjadi kendala kami. Taoi dengan penemuan ini, mudah-mudahan terus bertambah yang bisa kita evakuasi. Apalagi saat ini cuaca sedang bagus dan anggota prima kondisinya,” ujar Supriono.

Dari 10 korban tertimbun longsor, petugas berhasil menemukan 4 jasad 6 diantaranya masih dalam pencarian. Rencananya pencarian kembali dilakukan pada Rabu (27/03/20204) besok.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan khusus

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Berita Terbaru