[ad_1]
Sudah menjadi hal yang lumrah bagi produsen motor roda dua untuk mengeluarkan produk dengan mesin berpendingin air. Kebanyakan motor roda dua (khususnya matic) yang melaju di jalan raya sudah mengusung sistem pendingin air alias radiator. Dilihat dari fungsinya, radiator merupakan penjaga agar suhu mesin selalu optimum. Atau dengan tutur lain, sebagai pendingin mesin agar tidak merasakan overheat.
Sebagai komponen krusial dalam sistem kerja mesin motor roda dua, kondisinya harus segera dijaga agar tetap prima. Ada pilihan masalah yang kerap terjadi pada komponen ini. Salah satunya adalah kerusakan pada seal pompa air. Fungsi seal pompa air adalah untuk mencegah air radiator yang ada di rumah pompa air tercampur dengan oli mesin. Mari kita simak bersama indikasi yang muncul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setidak-tidaknya ada dua indikasi yang dapat muncul andai seal pompa air bermasalah. Yang pertama adalah parameter overheat pada motor menyala. Umumnya saat seal pompa air bermasalah, air radiator akan bocor. Akibatnya, air radiator akan hilang dan dikarenakan mesin menjadi overheat.
Andai indikator overheat menyala, secepatnya periksa air radiator. Andai air radiator menghilang namun tidak terlihat ada kebocoran, dapat jadi seal pompa air bermasalah. Lanjutkan dengan memeriksa oli mesin melalui stik yang dalam. Andai oli berubah warna menjadi seperti kopi susu, berarti air radiator tercampur dengan oli akibat seal pompa air yang bermasalah.
Gejala selanjutnya yang terus menerus muncul adalah bunyi berderit. Hal ini terjadi sebab adanya gesekan antara poros kipas pompa air dengan seal pompa air itu sendiri. Umumnya, seal pompa air tersebut sudah aus dan berujung pada kebocoran air radiator. Di dalam rumah motor pompa air terdapat kipas yang berfungsi untuk mensirkulasikan air radiator alias coolant.
Baca juga: Perbedaan Warna Air Pendingin Radiator
Untuk pemilihan cairan pendingin mesin, kami merekomendasikan Pendingin Radiator Deltalube 306 yang sudah dengan jumlah besar digunakan dan bisa digunakan oleh dengan jumlah besar sistem pendingin air kendaraan bermotor, sebab mempunyai perbandingan 50:50 (50% Ethylene Glycol dan 50% air). etilen glikol dengan kualitas yang baik, membuat Deltalube 306 Radiator Coolant mempunyai titik didih yang tinggi sebab mampu mencegah terjadinya sedimentasi pada radiator dan mencegah terjadinya korosi.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








