Cara Alami Mengurangi Nyeri Haid dengan 3 Bahan Sederhana

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, AdinJava– Sakit haid adalah keluhan yang umum dirasakan oleh dengan jumlah besar perempuan setiap bulannya.

Rasa sakit yang muncul saat menstruasi terus menerus kali mengganggu rutinitas sehari-hari.

Andai Anda menghadapi masalah ini, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bahan-bahan alami untuk menanganinya, daripada memakai obat-obatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, apa saja bahan alami yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid?

Melihat penjelasannya berikut ini, sesuai dengan informasi dari Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017 mengenai Formularium Ramuan Penyembuh Tradisional Indonesia.

3 Bahan Alami yang Bisa Membantu Mengurangi Nyeri Haid

1. Kayu Manis

Salah satu bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk mengurangi rasa sakit saat haid adalah kayu manis.

Tumbuhan yang mempunyai nama ilmiahCinnamomum burmanii(Ness & Th. Nees) mempunyai nama yang berbeda-beda di berbagai daerah.

Di Sumatra, kayu manis juga dikenal dengan nama holim, modang siak-siak (Batak), kanigar, atau madang kulit manih (Minang).

Di Jawa, terdapat istilah lain untuk bahan ini, seperti huru mentek, kiamis (Sunda), dan kanyengar (Kangean).

Baca Juga:  Dapatkan keahlian Gen AI dalam Spesialisasi Gen AI Terapan Purdue

Untuk saat ini di Nusa Tenggara, kayu manis juga dikenal dengan nama kesingaar, cingar (Bali), onte (Sasak), kaninggu (Sumba), atau puundinga (Flores).

Bagian dari pohon kayu manis yang digunakan untuk mengatasi nyeri haid adalah kulit batangnya.

Cara menggunakannya adalah dengan merebus kulit batang kayu manis bersama 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah itu, biarkan dingin, saring, lalu bagi menjadi 2 bagian.

Dosis yang disarankan adalah 2 kali sehari, masing-masing 2 gram kulit batang.

Harap diperhatikan, bahan dan metode ini tidak disarankan bagi individu yang menderita maag atau luka pada usus duabelas jari, demam dengan penyebab tidak jelas, sedang dalam keadaan hamil, menyusui, atau mempunyai alergi.

Selain itu, individu yang menderita diabetes juga perlu berhati-hati dalam memakai metode ini. Lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menerapkannya.

2. Jeruk Nipis 

Lemon mempunyai nama ilmiahCitrus aurantifolia (Christm. et Panz.). 

Selain jeruk nipis, buah ini mempunyai nama lain di Sumatra, khususnya di kalangan Melayu, yaitu limau tipis.

Baca Juga:  Pembaruan One UI 6.1.1 hadir di Galaxy S22, Fold4, Flip4, dan Tab S8

Anda dapat mendapatkan keuntungan dari buah lemon untuk mengatasi nyeri haid dengan memakai metode berikut:

Air perasan lemon dicampur dengan 2 sendok makan minyak kayu putih dan kapur sirih sebesar biji asam. Selanjutnya, aduk sampai merata.

Kemudian oleskan ke enviornment perut dan punggung, lalu biarkan sampai mengering.

Dosis yang disarankan adalah 2 kali 5 sendok makan air perasan jeruk sehari.

Tak ada efek samping atau larangan yang dilaporkan keterkaitan penggunaan bahan dan metode ini dalam mengatasi nyeri haid.

3. Baru Cina 

Tumbuhan yang mempunyai nama ilmiahArtemisia vulgaris(L) kadang-kadang disebut beungkar kucing di wilayah Sunda dan suket gajahan di daerah Jawa Tengah.

Di Maluku, orang Tionghoa kadang-kadang disebut kolo di Halmahera atau goro-goro cina di Ternate.

Bagian yang berfungsi mengurangi nyeri haid adalah herba segarnya.

Tanaman penyembuh merupakan seluruh bagian tumbuhan yang berada di atas permukaan tanah, termasuk batang, daun, bunga, dan buah.

Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

Bahan dimasak dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian dibiarkan dingin, disaring, dan dibagi menjadi 2 bagian.

Baca Juga:  Webinar pada lima peran pekerjaan cybersecurity tren pada tahun 2025

Dosis yang disarankan adalah 2 kali 20 gram daun setiap hari.

Harap diperhatikan, terdapat kemungkinan efek samping yang muncul, seperti mulut kering, nyeri pada bagian perut, mual, muntah, diare, serta pusing.

Selain itu, metode ini juga tidak disarankan untuk orang yang mempunyai alergi.

Berikut adalah 3 bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk mengurangi nyeri haid.

Mengatasi nyeri haid tidak selalu memerlukan penggunaan penyembuh. Terdapat bahan-bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi masalah tersebut.

Memakai bahan alami yang mudah ditemukan, Anda mampu mengurangi rasa sakit yang mengganggu dan diharapkan bisa kembali melakukan rutinitas dengan lebih nyaman.

Semoga bermanfaat! 



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB