Saham Boeing anjlok karena penghentian pengiriman Tiongkok dan kekhawatiran arus kas Oleh Making an investment.com

- Penulis

Jumat, 24 Mei 2024 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Boeing (NYSE:) Co. mengungkapkan bahwa mereka belum melakukan pengiriman pesawat baru-baru ini ke Tiongkok karena adanya permintaan dari regulator penerbangan negara tersebut untuk dokumen sertifikasi tambahan.

Dokumen tersebut berkaitan dengan baterai pada perekam suara kokpit, yang dipasang pada semua style Boeing, termasuk 787 dan 737 Max.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raksasa kedirgantaraan ini mengakui dampak penghentian ini terhadap keuangannya, dan Leader Monetary Officer (CFO) perusahaan tersebut mengindikasikan perkiraan adanya dampak terhadap arus kas kuartal kedua.

Pasar bereaksi negatif terhadap berita ini, dengan saham Boeing mengalami penurunan 5,4% pada pukul 11:17 di Bursa Efek New York.

CFO Boeing mengatakan pada konferensi Wolfe bahwa arus kas kuartal kedua mungkin lebih buruk daripada kuartal pertama. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengiriman pesawat ke Tiongkok, pasar yang signifikan bagi pesawat komersial Boeing.

Lebih jauh lagi, perusahaan memperkirakan jumlah pengiriman 787 pada kuartal kedua akan sama dengan jumlah pengiriman pada kuartal pertama, sehingga tidak menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam jangka pendek.

Baca Juga:  AMC, saham GameStop reli - apakah stok meme kembali? Oleh Making an investment.com

Perusahaan juga menghadapi tantangan di luar masalah pengiriman Tiongkok. Kendala rantai pasokan untuk style 787 masih ada, yang dapat semakin mempersulit kemampuan Boeing untuk meningkatkan produksi dan pengiriman.

Selain itu, CFO mencatat bahwa margin di segmen pertahanan diperkirakan negatif pada kuartal kedua.

Sebagai hasil dari gabungan faktor-faktor ini, Boeing memproyeksikan bahwa pengiriman pada kuartal kedua tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan dan kemungkinan akan mendekati jumlah yang terlihat pada kuartal pertama.



[ad_2]

2024-05-24 03:40:10

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru