Lembang, SekitarKita.id – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, telah menyerahkan bantuan Program PENA tahun anggaran 2023 untuk 141 Keluarga Penerima Mantaat (KPM) di Lembang, Bandung Barat, pada Selasa, 14 November 2023.
Telah hadir pada acara tersebut, 74 KPM PENA dari Kabupaten Bandung dan 67 KPM dari Kabupaten Bandung Barat, Kang Ace, menyebutkan, dengan program PENA telah banyak memberikan manfaat untuk mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kang Ace panggilan akrabnya Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini menyampaikan, bahwa program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) telah berkontribusi bagi pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tanah air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan begitu jumlah angka kemiskinan dapat ditanggulangi dan turun dalam beberapa tahun terakhir terutama pasca pandemi Covid-19 lalu.
Hal tersebut disampaikan saat penyaluran program PENA di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Jl. Panorama 1 Kayuambon Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
“Alhamdulilah tingkat kemiskinan di Indonesia hari ini sudah mengalami penurunan yang signifikan. Pada saat Copid-19 angka kemiskinan kita mencapai 10,2 persen kini terus menurun menjadi 9,36 persen, sempat turun hinga 2 digit. Paling terendah sepanjang sejarah Indonesia,” kata Kang Ace.
Kang Ace yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini menjelaskan, tren penurunan angka kemiskinan menjadi 9,36 persen per Maret 2023 dari sebelumnya 9,57 persen.
Sedangkan pada September 2022 dan pernah menyentuh angka dua digit akibat kondisi krisis pandemi yang menunjukkan bahwa resiliensi perekonomian nasional terus terjaga.
Sedangkan untuk mengalami penurunan angka kemiskinan pada Maret 2023 ini, hal itu sejalan dengan terus menguatnya aktivitas ekonomi, menurunnya jumlah angka pengangguran, dan juga inflasi yang semakin terkendali.
“Salah satunya yang membuat situasi itu adalah hadirnya sejumlah program bantuan sosial seperti Program PENA ini,” kata Kang Ace dihadapan Kepala BBPPKS Bandung, Margo Wiyono, Pokja Penyaluran Bantuan PENA Kemensos RI dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Oleh karena itu menurutnya, Komisi VIII senantiasa terus mengawal dan memberikan perhatian khusus, agar program pemerintah ini bisa berjalan dengan baik juga tepat sasaran.
“Begitu banyak bantuan yang telah diberikan pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan lain-lain. Bahkan kini ada program bantuan dampak El-Nino semua itu dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kang Ace.
Sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) warga telah mendapatkan hak program iuran BPJS juga Subsidi bantuan listrik. “Ini semua bisa dirasakan karena bantuan pemerintah pusat yang digodok di DPR RI khususnya di Komisi VIII,” ujarnya.
“Langkah-langkah dari kami untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat berbagai kebijakan peningkatan kesejahteraan masyarakat tersebut, tentu saja sangat berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan selama ini,” sambungnya.
Kang Ace berharap kedepan yang menerima program-program bantuan itu bisa lebih berdaya dan dapat mandiri setelah diberikan bantuan yang berorientasi pada penguatan kafasitas ekonomi masyarakat.
Program PENA, ini merupakan cara pemerintah agar ekonomi tumbuh di tingkat grassroots (akar rumput) lebih baik. Sehingga produktivitas bangsa selalu tetap terjaga.
Kang Ace mengingatkan agar para KPM PENA dapat memanfaatkan bantuan itu dengan sebaik-baiknya. Yaitu hanya khusus digunakan untuk pengembangan usaha sesuai peruntukannya.
“Saya minta betul bantuan itu digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tidak digunakan untuk keperluan lain untuk beli kuota misalnya,” pesan Kang Ace.
Kang Ace menambahkan, KPM PENA harus melahirkan pengusaha yang berdaya kuat mental karena itu mereka disebut pahlawan.
“Kenapa pahlawan, karena mereka bekerja dengan tak kenal lelah membantu masyarakat lainnya agar ekonomi semakin tumbuh. Sehingga keluar dari masalah kemiskinan,” tandasnya.***








