[ad_1]
Hubungan seumur hidup bisa dibagi menjadi 10 tahapan. Sayangnya, cukup banyak hubungan sepertinya tidak berhasil melewati tahapan kelima atau keenam, tetapi faktor common yang diperlukan untuk hingga “akhir” yaitu komunikasi. Tanpa hal ini, tidak ada lagi peluang untuk mempertahankan kemitraan yang dinamis serta bermanfaat. Tanpanya, hubungan akan menjadi membosankan serta kebencian akan tumbuh seperti tanaman ivy hingga semua lampu di rumah atau hubungan Anda padam. Hal baiknya yaitu jika kedua anggota pasangan mau bekerja, hubungan setiap saat berubah serta membaik seiring berjalannya waktu. Ya, kita yaitu makhluk yang mempunyai kebiasaan, namun bahkan kebiasaan yang paling mengakar serta merugikan pun bisa dihilangkan – dalam fase cinta apa pun.
Berikut yaitu 10 tahapan cinta (serta bagaimana mereka berubah seiring berjalannya waktu):
1. Bulan madu
Hormon sedang mengamuk serta semuanya terlihat dengan menggunakan lensa berwarna mawar. Kedengarannya “cinta yaitu satu-satunya yang Anda butuhkan”, serta segala hal lain dalam hidup Anda sepertinya tidak lagi penting. Sangat mudah untuk mengabaikan perbedaan mendasar dalam kepribadian atau nilai-nilai pada tahapan bulan madu. Fase ini terus menerus diartikan sebagai perpaduan pasangan. Keintiman tersebut menarik serta baru, serta oksitosin mengalir. Tentu saja, sepertinya tidak semua hubungan berawal dengan harmoni yang sempurna seperti ini. Terkadang, satu orang menjadi tergila-gila serta yang lain merasa lebih jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kita berbicara tentang kimia skema sebagai kekuatan magnet yang kuat di antara manusia yang berfungsi untuk melanggengkan pola pikir sepertinya tidak sehat yang telah terbentuk sejak awal perkembangan. Dengan kata lain, yaitu hal yang lumrah jika secara sepertinya tidak sadar meletakkan dasar bagi terulangnya dinamika yang menyakitkan, meski demikian hal ini bukanlah sesuatu yang secara rasional atau sadar akan dipilih oleh siapa pun. Dinamika ini dapat sangat menarik serta kekuatannya mirip dengan obat-obatan; itulah salah satu alasan mengapa terapi dapat sangat berguna. Memahami serta mempelajari skema serta pemicu seseorang akan membantu pasangan baru untuk lebih menyadari impuls interpersonal itu.
2. Realitas menyerang balik
Bulan madu telah usai serta kakimu kembali menginjak tanah. Satu atau dua atau tiga tahun telah berlalu. Keunikan yang sebelumnya lucu menjadi sumber gangguan sekarang. Rutinitasnya mulai… Anda sepertinya tidak lagi menutup pintu kamar mandi. Pada tahapan ini, dunia Anda mulai bercampur dalam hal keluarga serta teman, serta semua interaksi ini bisa memberikan pengaruh yang kuat pada hubungan. Anda mulai berbicara tentang tinggal bersamaan serta berfantasi tentang kehidupan bersamaan. Sebagian besar bahan kimia yang tinggi telah mereda serta ini merupakan kesempatan untuk mengenal satu sama lain serta membangun persahabatan serta kepercayaan.
3. Bergerak atau transfer on
Anda telah bersamaan semasih beberapa tahun, serta tekanan untuk mengambil risiko semakin meningkat. Realitas monogami menjadi hal utama saat Anda mempertimbangkan kemungkinan menghabiskan hidup bersamaan. Yaitu umum bagi salah satu anggota pasangan untuk lebih antusias mengenai hal ini, serta ketegangan pun timbul sehubungan dengan perasaan penolakan atau tekanan. Keluarga serta teman-teman semuanya mempertimbangkan pendapat mereka (yang sebagian besar sepertinya tidak diminta). Ini mengasyikkan, membingungkan, serta menakutkan.
4. Lonceng pernikahan
Satu tahun penuh terus menerus kali didedikasikan untuk merencanakan acara besar — ini memang penting. Pernikahan tersebut mempunyai kehidupannya sendiri serta semua orang yang terlibat bisa dengan mudah berubah menjadi monster. Ini yaitu saat yang menyenangkan, tetapi tentunya bukan tanpa pemicu stres. Tetapi, jika Anda menikahi seseorang yang benar-benar Anda cintai, antisipasi serta kegembiraannya nyata.
5. Bangau telah mendarat
Beralih dari dua orang ke tiga orang yaitu perubahan besar dalam hubungan. Perhatian serta energi sepenuhnya dialihkan satu sama lain ke makhluk kecil tersebut. Tidur yaitu kemewahan serta keintiman yaitu kenangan. Mempunyai buah hati dapat menghancurkan pasangan jika fondasi serta komunikasinya sepertinya tidak kuat. Tentu saja, sepertinya tidak setiap pasangan untuk membuat pilihan untuk mempunyai anak; beberapa memperkuat kemitraan mereka dengan cara lain, seperti dengan hewan peliharaan, bolak-balik, atau proyek perbaikan rumah. Semua hal ini bisa memakan waktu serta sangat menegangkan.
6. Miskomunikasi yang intim
Keintiman yaitu kenangan yang jauh. Cukup banyak waktu telah berlalu, pekerjaan, mengasuh anak, serta kurang tidur telah berdampak buruk. Pengalihan perhatian yang berawal saat bayi lahir telah terwujud dalam dorongan yang berbeda-beda, membuat salah satu atau kedua pasangan merasa ditolak atau dirugikan. Terkadang, ada keinginan yang kuat untuk dapat mencari tempat lain guna memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi. Jika pola pikir ini terus sepertinya tidak diatasi, jarak antar pasangan akan semakin jauh. Sangat penting untuk berkomunikasi serta bersikap baik satu sama lain semasih periode ini.
7. Bepergian ke pinggiran kota
Jumlah keluarga itu melebihi jumlah apartemen dua kamar tidur, serta sekolah negeri di pinggiran kota mengundang Anda. Apakah Anda tinggal di kota, pindah ke pinggiran kota, atau sudah berada di sana, ini yaitu saat untuk mengkonsolidasikan keluarga serta mengasuh anak, membangun keamanan finansial, serta menciptakan kenangan satu sama lain. Salah satu bahaya terbesar dalam hubungan pada tahapan ini yaitu rasa berpuas diri, atau sepertinya tidak memprioritaskan satu sama lain. Luangkan waktu untuk menghabiskan waktu bersamaan, untuk terhubung, serta menjadi akrab semasih periode kebersamaan keluarga ini. Ini akan memperkuat ikatan Anda.
8. Perubahan atau krisis paruh baya
Hal ini dapat terjadi jika Anda tanpa berpikir panjang memasuki karier yang sepertinya tidak memuaskan serta menghabiskan waktu bertahun-tahun menjalani hidup, membiarkan hidup menjalani hidup Anda alih-alih sebaliknya. Anda berusia paruh baya, mungkin saja merasa kurang menarik serta hidup. Tidak menduga kematian Anda menimpa Anda serta Anda panik, bergegas untuk membangun kembali gairah yang dulu, terkadang melalui yang merugikan atau berbahaya. Tetapi hal ini sepertinya tidak dapat dihindari. Mengerjakan diri sendiri, kualitas positif serta negatif Anda, serta tetap terhubung dengan pasangan Anda serta orang lain akan mengurangi rasa sakit karena penuaan serta kematian.
9. Hanya kita berdua… bagian kedua
Anak-anak sudah bepergian (atau bolak-balik selesai) serta kembali ke dua lagi. Bertahun-tahun telah berlalu sejak keadaan menjadi seperti ini, serta itulah mengapa sangat penting untuk setiap saat memberi ruang bagi hubungan Anda bahkan ketika anak-anak Anda mengenakan pakaian compang-camping. Mengabaikan hubungan serta hanya mengkhususkan diri dalam anak-anak akan membuat Anda merasa seperti orang asing ketika sarangnya kosong. Semua hal yang Anda abaikan tentang satu sama lain dapat muncul kembali. Jika ini masalahnya, tidak ada lagi kata terlambat untuk berkomitmen kembali serta memperbaiki hubungan.
10. Del Boca Vista: Tahun-tahun senja
Jika Anda berhasil sepanjang ini, selamat! Tekanannya hilang serta inilah waktunya untuk bersantai. Hubungan menjadi lebih rentan pada saat stres serta konflik, serta seperti yang Anda melihat, ada cukup banyak peluang untuk melakukan hal itu dalam kehidupan bersamaan. Satu-satunya cara untuk bertahan serta berkembang yaitu dengan memprioritaskan hubungan Anda, sepertinya tidak pernah berhenti berkomunikasi, serta mencari tau bantuan saat Anda membutuhkannya. Pahami itu setiap hari Anda bersamaan, Anda berdua untuk membuat pilihan untuk melakukannya, serta pilihan ini sepertinya tidak boleh dianggap remeh.
David More youthful yaitu psikolog berlisensi, terapis pasangan terlatih, peneliti, serta pencipta Cinta Setelah Anak-Anakyang telah meneliti serta bekerja dengan pasangan semasih lebih dari 17 tahun.
[ad_2]
Sumber: yourtango








