Banjir kepung perbatasan Cimahi-Bandung Barat, sejumlah motor terseret arus air

- Penulis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi | SekitarKita.id,- Banjir kembali melanda Cihanjuang, Kota Cimahi yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu 6 Januari 2023 pukul 17.00 WIB sore.

Hujan deras dengan intensitas tinggi diwilayah itu mengakibatkan banjir, bak arum jeram, derasnya air membuat sejumlah kendaraan roda dua terseret dan terguling sejauh kurang lebih 5 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan video viral berdurasi pendek dari warga yang diterima redaksi memperlihatkan, seorang pengendara motor (pemotor) berjibaku menyelamatkan kendaraan dibantu warga saat aliran air deras menyeret.

Terlihat pula, ditengah hujan disertai derasnya arus air menyulitkan warga saat berusaha mengevakuasi kendaraan tersebut. Sampai berita ini dilansir belum diketahui jumlah korban dalam peristiwa itu.

Penuturan saksi mata, Gunawan (44) warga Cihanjuang mengatakan, kejadian itu saat hujan sore tadi, air mengalir cukup deras datang secara tiba-tiba dari arah Cihanjuang.

“Pokonya di atas banjir seperti lautan, selain itu air selokan meluap sehingga sampah berserakan di jalan,” kata Gunawan kepada pewarta dilokasi.

Baca Juga:  Skandal Oknum Camat dan Bidan di Karawang, Diduga Mesum Dalam Mobil

Ia menjelaskan, ada dua kendaraan motor terjatuh dan terseret arus mirip arum jeram. Warga ikut membantu mengevakuasi motor, namun sempat kesulitan ditengah derasnya air yang mengalir.

“Air dari atas sangat deras, ada dua motor jatuh terbawa arus dibantu sama warga meski kesulitan karena motornya terbawa arus,” jelas Gunawan.

Tinggi debit air, kata Gunawan, hampir melebihi betis orang dewasa, akibatnya, arus lalulintas dilokasi mengalami kemacetan cukup parah imbas banjir diwilayah itu.

“Tinggi air sekitar betis orang dewasa, dibawah jalan Nasional banjir semakin besar, ditambah macet juga jadi lalu lintas sempat terhambat,” keluh Gunawan.

Usut punya usut, banjir yang menerjang wilayah Cihanjuang di sebabkan buruknya saluran drainase yang tertutup sampah dan mulai mengecil (menyempit) sehingga ketika turun hujan debit air tinggi tak bisa tertampung dan meluap ke jalan.

“Dugaan sementara, sampah dan air tersebut berasal dari kawasan atas Cihanjuang, Bandung Barat. Jadi sampah pada meluap, kayanya itu dari atas yang berbatasan dengan Bandung Barat soalnya kan saluran air semakin sempit,” jelasnya kembali.

Baca Juga:  Kim Kardashian Mengutip 'Watch The Throne' Kanye West di Penerbitan Tahun Baru

Sementara itu, Rohadi (35) salah seorang penjaga warung di Cihanjuang mengatakan, arus air sangat besar dan kencang sehingga banyak kendaraan yang terjatuh.

“Waktu hujan deras air mulai datang, lama kelamaan semakin deras lalu selokan meluap dan air dari atas (Cihanjuang) turun kebawah sangat deras,” ujar Rohadi.

Ada beberapa kendaraan, kata dia, yang hendak belok ke arah Cimahi namun terseret arus air yang sangat deras, sehingga membuat sejumlah kendaraan terjatuh.

“Warga yang menggunakan motor sempat ada yang terjatuh 2 atau 3 motor, terseret kebawa arus, untung warga langsung menolongnya,” tandas Rohadi.

 

Sumber foto: tangkapan layar video viral

Editor: Abdul Kholilulloh 

 



Berita Terkait

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terbaru