Tragis, pemotor tewas tertemper KA usai lintasi palang manual di Ngamprah KBB

- Penulis

Sabtu, 17 Februari 2024 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perlintasan kereta api (KA) manual di Kampung Tarakan, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh/ dok. SekitarKita.id)

i

Perlintasan kereta api (KA) manual di Kampung Tarakan, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh/ dok. SekitarKita.id)

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Seorang pria bernama Rusmana (43) pengendara motor (pemotor) tewas mengenaskan tertabrak kereta (KA) Argo Parahyangan relasi Bandung-Gambir pada Sabtu (17/02/2024) sekitar pukul 06.30 WIB pagi.

Peristiwa itu terjadi tepat di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) KA sebidang di Kampung Parakan RT004/RW008, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tepatnya KM 155+6.

Ketua RT04, Sunardi (54) mengatakan, berdasarkan keterangan petugas dilapangan, berawal mendapat informasi dari Radio pos perlintasan bahwa akan ada kereta yang melintas dari arah Bandung menuju Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kemudian, penjaga palang perlintasan (portal) manual menutup jalur kendaraan hanya dari arah Utara ke Selatan, sedangkan dari arah sebaliknya belum tertutup.

Lokasi kejadian pemotor tewas tertemper KA di perlintasan sebidang Kampung Parakan, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh/dok.SekitarKita.id)
Lokasi kejadian pemotor tewas tertemper KA di perlintasan sebidang Kampung Parakan, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh/dok.SekitarKita.id)

“Portal jalur kendaraan dari arah Selatan ke Utara tidak ditutup dikarenakan palang atau normal masih manual (menggunakan bambu) setelah itu korban tiba-tiba datang menerobos menggunakan kendaraan motor matic dari arah Selatan menuju Utara,” kata Sunardi saat ditemui pewarta SekitarKita.id dilokasi Sabtu sore.

Baca Juga:  Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Pantura Bekasi, Saksi: Sebelumnya Terdengar Suara Benturan

Saat itu, kata dia, petugas dan warga lain yang berada dilokasi sempat meneriaki korban untuk mundur, namun korban justru berhenti kurang lebih 15 cm dari rel. Tak berselang lama kereta dari arah Bandung langsung menabrak motor korban dan terpental.

“Korban dan kendaraan terseret sejauh sekitar 10 meter dari lokasi, kondisi motor rusak parah seketika korban meninggal dunia dilokasi dan dilarikan ke RS Kota Baru,” jelasnya.

“Korban saat itu hendak ke kebun, korban warga sini juga (kampung Tarakan),” sambungnya.

Warga menunjukkan korban terpental sejauh kurang lebih 10 meter usai tertemper kereta api di perlintasan KA manual di Kampung Tarakan, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitar Kita.id)
Ketua RT04, Sunardi (54)  menunjukkan korban terpental sejauh kurang lebih 10 meter usai tertemper kereta api di perlintasan KA manual di Kampung Tarakan, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitar Kita.id)

Dijelaskan kembali, tim Inafis Polres Cimahi dan Polsek Padalarang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kemudian jasad korban langsung dievakuasi.

“Udah dimakamin tadi siang, sama Polsek Padalarang, ada juga dari PT KAI dan pak Kades juga nyelawat kerumah duka,” ujarnya.

Sementara itu, Cucu (34) warga sekitar yang membantu evakuasi jasad korban mengatakan, ia sempat melihat korban dari kejauhan saat terseret kereta api tepat didepan rumahnya, kemudian ia langsung bergegas menuju lokasi.

Baca Juga:  Lima Paslon Lolos Tes Kesehatan, selanjutnya KPU KBB Bakal Cek Keabsahan Ijazah 

“Saya abis dari rumah makan (warung) di seberang, sempat melihat motor korban dibelakang saya sebelum kejadian, pas saya sudah melintas rel udah di depan rumah liat nengok ada kereta sudah menabrak korban dan terseret sejauh 15 meter,” kata Cucu.

Melihat kejadian itu, sontak ia langsung berlari bergegas menuju lokasi dan memastikan kondisi korban, namun nahas setelah hendak dievakuasi nyawa korban tidak dapat tertolong.

“Liat kondisi korban mengalami luka di kepala, kendaraan motor korban ringsek parah, sudah dievakuasi sama petugas kepolisian yang datang, informasi sudah dimakamkan,” jelasnya kembali.

Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan melalui data tertulis, menjelaskan, usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi menemukan satu unit kendaraan roda dua jenis matic merk Yamaha Mio berwarna biru, satu dompet berisikan KTP korban.

“Korban mengalami luka robek dibagian kepala, tangan dan kaki,” tulis keterangan Kompol Darwan.

Pihak Keluarga keberatan untuk dilakukan outopsi terhadap jenazah hingga dibuatkan surat pernyataan penolakan outopsi.

“Warga menerangkan bahwa palang atau portal perlintasan kereta berikut radio perlintasan kereta dibuat dan dibeli secara swadaya oleh masyarakat sekitar yang mana sudah beroprasi selama puluhan tahun,” jelasnya.

Baca Juga:  BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Palang atau portal perlintasan kereta api tersebut menghubungkan satu-satunya jalan Desa Bojongkoneng sehingga sangat penting bagi masyarakat.

“Bahwa selama ini tidak pernah ada perhatian khusus atau rencana dari PT. KAI untuk membuat palang pintu otomatis yang lebih aman bagi masyarakat,” tutup keterangan tersebut.



Berita Terkait

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung
Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Berita Terbaru