[ad_1]
Politik, SekitarKita.id – Dalam menjelang Pilkada DKI Jakarta, beberapa parpol ramai-ramai bergabung dengan KIM (Koalisi Indonesia Maju) yang kemudian disebut KIM Plus.
PDIP pun terancam ditinggal teman mantan koalisi pada Pilpres 2024 yang kemungkinan sejumlah besar yang bergabung dengan KIM Plus. Dengan begitu PDIP tidak mempunyai teman koalisi pada Pilkada DKI Jakarta yang akan datang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PPP dan Perindo pun sudah menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabumingraka.
Dalam kaitan Pilkada DKI Jakarta, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menyampaikan,menunggu hasil Muktamar PKB keterkaitan kemungkinan koalisi dengan PKB di Pilkada DKI Jakarta.
“PDIP siap bekerjasama dengan pihak-pihak yang berni membuat keputusan meski demikian dihadapkan dengan intimidasi,” tegasnya.
Hasto yang sekarang sejumlah besar mengkritik Presiden Jokowi itu, juga membahas kemungkinan PDIP ditinggal sendirian, dengan begitu tidak bisa berpartisipasi dalam Pilkada DKI Jakarta.
Tetapi menurutnya dalam hal apa pun suara rakyat yang akan memutuskan segalanya.
Menurutnya pula seperti PKS dan partai lain masuk KIM yang penting pendukungnya diharapkn dapat masuk PDIP.
Pada Pilkada DKI Jakarta, KIM Plus mengusung bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur Ridwan Kamil (Golkar)-Siswono (PKS).
Adapun KIM Plus terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda, PSI, dan Partai Prima.***
[ad_2]
Source link








