SEKITARKITA.id- Kandidat pasangan calon (paslon) Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan dan Bagja Setiawan, resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi pada hari kedua pendaftaran, Rabu, 28 Agustus 2024.
Pendaftaran ini menandai langkah awal mereka dalam kontestasi Pilkada Cimahi yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.
Kedatangan Dikdik dan Bagja ke KPU Cimahi diiringi oleh arak-arakan pendukung dan dukungan dari sejumlah tokoh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di antara yang ikut meramaikan prosesi tersebut adalah pelawak Sule dan pemain sinetron Preman Pensiun, Mat Drajat alias Kang Komar.
Pasangan calon ini tampil dengan pakaian simpel namun tetap formal, yakni atasan putih, celana jeans biru telur asin, dan topi bertuliskan Cimahi Memanggil.
Mereka tiba di kantor KPU Cimahi sekitar pukul 11.30 WIB dan melakukan pendaftaran pada pukul 12.10 WIB.
Maksud dan tujuan kami datang ke sini adalah untuk mendaftar agar diikutsertakan dalam pilkada nanti yang akan dilaksanakan pelaksanaannya pada tanggal 27 November 2024, kata Dikdik.
Pasangan Dikdik-Bagja mendapat dukungan dari empat partai politik besar, yakni Demokrat, PKS, Nasdem, dan Golkar.
Keempat partai ini merupakan partai dengan kursi terbanyak pada Pemilu 2024. PKS memimpin dengan 9 kursi, diikuti Golkar dengan 7 kursi, Demokrat dan PDI-P masing-masing 6 kursi, dan NasDem dengan 5 kursi.
“Alhamdulilah kami didukung oleh 4 besar kekuatan politik Cimahi dari mulai Demokrat, PKS, NasDem, dan Golkar. Secara kuantitas, jumlah kursi yang diperoleh keempat partai ini di legislatif mencapai 27 kursi, lebih dari setengahnya,” ujar Dikdik.
Dikdik-Bagja merupakan paslon pertama yang resmi melakukan pendaftaran ke KPU Cimahi untuk Pilkada 2024. Penyerahan berkas syarat pendaftaran juga telah dilakukan.
Dikdik sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi dan pernah ditunjuk sebagai Pj Wali Kota, sementara Bagja pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat dan kini menjadi anggota DPRD Jawa Barat periode 2024-2029.








