SEKITARKITA.id– Bakal Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan, menegaskan keinginannya untuk menciptakan politik bersih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bersamaan 2024.
Hal ini ia sampaikan usai mengunjungi sejumlah UMKM di Kecamatan Lembang, Bandung Barat (KBB), Kamis (12/09).
Hengky menyampaikan bahwa seluruh pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada ini patut diperhitungkan. Menurutnya, pasangan seperti Gilang Dirga dan Jeje Govinda mempunyai kekuatan yang signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semuanya harus segera kita perhitungkan. Sementara itu, pasangan kami, HADE (Hengky-Ade Sudrajat), menurut survei Agustus 2024 memperoleh dukungan 67 persen. Artinya, andai tak ada praktik politik kotor seperti cash politics, insya Allah, HADE dapat memimpin KBB,” tutur Hengky.
Hengky juga mengungkapkan bahwa timnya tetap melakukan survei paling kekinian pada bulan September 2024 memeriksanya perkembangan dukungan masyarakat.
“Survei kami sudah berjalan sejak 9 September, dan hasilnya diprediksi keluar pada 17 September. Andai dudukannya tetap tinggi juga tidak ada gangguan dari politik kotor seperti droping suara, insya Allah HADE kembali memimpin KBB,” tambah Hengky.
Diketahui, pasangan Hengky Kurniawan-Ade Sudrajat akan berhadapan dengan empat kandidat lainnya dalam Pilkada Kabupaten Bandung Barat, yakni Edi Rusyandi-Unjang Asari (EDUN), Didik-Gilang Dirga (DILAN), Ritchie Ismail (Jeje Govinda)-Asep Ismail, dan Sundaya-Aa Maulana.
Tetapi, salah satu pasangan dari tanda independen, Aa Maulana, yang awalnya mendampingi Sundaya, dilaporkan telah mengundurkan diri.
Meski begitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandung Barat belum memberikan penjelasan lebih lanjut keterkaitan pengunduran diri tersebut.
Dengan komitmen untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses Pilkada, Hengky mengharapkan pemilihan kali ini bisa berlangsung adil dan jauh dari segala bentuk kecurangan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








