DPC Partai Demokrat KBB menolak keras Pembahasan Proposional Tertutup, ini alasannya

- Penulis

Kamis, 5 Januari 2023 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB) Imam Tunggara. (foto: Abdul Kholilulloh) 

BANDUNG BARAT|SekitarKita.net,- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB) Imam Tunggara menyesalkan adanya kembali pembahasan sistem proporsional tertutup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, sistem proporsional tertutup tersebut saat ini sedang tengah di bawa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia menilai, sistem proporsional tertutup akan menciderai demokrasi, bila hal tersebut disetujui oleh MK.

Sebelumnya, sistem proposional tertutup itu dilontarkan oleh ketua komisi pemilihan umum (KPU), Hasyim Asy’ary yang diberitakan media belum lama ini.

Menurut Hasyim, ada kemungkinan pemilu 2024 kembali ke sistem proporsional tertutup. 

Bahkan Hasyim mengatakan, sistem itu sedang dibahas di Mahkamah Konstitusi (MK).

DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat menolak keras sistem proporsional tertutup.

“Ini kemunduran sistem demokrasi. Selain mencederai, mengebiri hak pilih rakyat,” juga melukai hati rakyat,” ungkap Imam, Rabu (4/1/23).

Kendati itu, pihaknya mengatakan, sistem proporsional tertutup akan berdampak rakyat tidak mengenal dekat anggota dewan sebagai wakilnya.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Mobil Carry Hangus Terbakar di Cililin Bandung Barat

“Otomatis, caleg akan banyak menjadi pengemis kepada partai, bukan membangun gagasan kepada rakyat melalui visi-misi, dan akan berdampak buruk terhadap hal lainnya, ” tegasnya.

Imam berharap, MK tidak menyetujui sistem proporsional tertutup. “Ini demi rakyat sebagai pemilik hak suara, jangan sampai hak mereka dirampas, dan itu sangat jelas merupakan kemunduran demokrasi,” cetusnya.

Sikap partai Demokrat sendiri, kata Imam, menolak agar dikembalikan pada sistem pemilu untuk dikembalikan pada sistem proposional terbuka.

“Kami Partai Demokrat KBB menolak keras upaya untuk mengembalikan sistem pemilu, dari sistem proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup. Ini memundurkan kualitas demokrasi, mengembalikan model kekuasaan sentralistik,” tandasnya***

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru