Hasil Timnas Indonesia vs Filipina: Garuda Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id-  Timnas Indonesia harus menelan pil pahit setelah kalah 0-1 dari Filipina pada laga pemungkas Grup B Piala AFF 2024 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (21/12/2024).

Gol penalti Bjorn Kristensen pada menit ke-63 menjadi penentu kekalahan Skuad Garuda, yang membuat mereka gagal melaju ke semifinal.

Klasemen Grup B AFF 2024: Indonesia Gagal Lolos

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hasil ini, Indonesia mengumpulkan 4 poin dari 4 laga Grup B, hasil dari 1 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan.

Poin tersebut tidak cukup untuk mengamankan tiket ke semifinal, karena mereka berada di peringkat ketiga di bawah Vietnam yang menjadi juara grup dengan 10 poin.

Filipina, dengan 6 poin (1 menang dan 3 seri), berhasil menggeser Indonesia ke posisi ketiga dan lolos sebagai runner-up Grup B.

Sejarah Kelam Bagi Timnas Indonesia

Ini menjadi kegagalan kelima bagi Timnas Indonesia untuk lolos dari fase grup Piala AFF, setelah edisi 2007, 2012, 2014, dan 2018.

Pada edisi 2024, meskipun dihuni oleh banyak pemain muda dengan rata-rata usia 20,3 tahun, skuad Garuda tidak mampu bersaing lebih jauh dalam kompetisi ini.

Baca Juga:  Gagal dicalonkan kembali Bupati KBB, Hengky Kurniawan pilih pulang kampung ke Blitar

Laga Seru di Solo: Filipina Dominasi Laga

Pada pertandingan ini, pelatih Shin Tae-yong menurunkan formasi 3-5-2 dengan Rafael Struick dan Rayhan Hannan di lini depan.

Filipina mengusung skema 4-3-3 dan langsung mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan dengan 76 persen possession.

Namun, cedera yang menimpa kiper Patrick Deyto di menit ke-10 memaksa pelatih Albert Capellas melakukan pergantian.

Meski mengalami cedera, Filipina terus tampil agresif dan hampir membuka skor pada menit 28 lewat tembakan Michael Kempter yang masih bisa dihalau oleh kiper Indonesia, Cahya Supriadi.

Timnas Indonesia baru menemukan ritme permainan mereka pada menit ke-30, namun sejumlah peluang emas gagal dimanfaatkan.

Di akhir babak pertama, Indonesia harus bermain dengan 10 orang setelah Muhammad Ferarri mendapatkan kartu merah langsung.

Gol Penalti yang Menentukan

Setelah turun minum, Timnas Indonesia berusaha bangkit, namun gol penalti Bjorn Kristensen pada menit 63 membawa Filipina unggul 1-0.

Penalti diberikan setelah bola umpan silang Paul Tabinas mengenai tangan aktif Donny Tri Pamungkas di dalam kotak penalti.

Baca Juga:  8 Sekolah di KBB Terdampak, 53 Pekerja Dapur MBG Dirumahkan Usai Dana SPPG Raib Rp1 Miliar

Upaya Indonesia untuk menyamakan kedudukan terus digagalkan pertahanan Filipina yang sangat solid.

Filipina Lolos ke Semifinal

Dengan kemenangan ini, Filipina memastikan diri lolos ke fase knockout sebagai runner-up Grup B dan akan berhadapan dengan Thailand, juara Grup A.

Sementara itu, Indonesia harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala AFF 2024 dengan kekalahan yang menyakitkan di hadapan publik sendiri.

Susunan Pemain:

– Timnas Indonesia (3-5-2): Cahya Supriadi; Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas; Asnawi Mangkualam, Achmad Maulana (Victor Dethan 79′), Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan (Arkhan Kaka 79′), Pratama Arhan; Rayhan Hannan (Ronaldo Kwateh 93′), Rafael Struick (Hokky Caraka 52′, Robi Darwis 93′)

– Timnas Filipina (4-3-3): Patrick Deyto (Quincy Kammerad 10′), Paul Bismarck Tabinas, Amani Aguinaldo, Adrian Ugelvik, Michael Kempter; Sandro Reyes, Scott Woods (Christian Rontini 70′), Zico Bailey; Alex Monis, Bjorn Kristensen (Javier Gayoso 69′), Javier Mariona (Uriel Dalapo 45′)

Pencetak Gol: Bjorn Kristensen (63′ penalti)

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia harus mengakhiri perjuangannya di Piala AFF 2024, sementara Filipina melaju ke babak semifinal yang akan berlangsung pada 26-27 dan 29-30 Desember 2024.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terbaru