Berita Duka, Maestro Karawitan Sunda Tan Deseng Meninggal Dunia, ini sosok semasa hidup

- Penulis

Minggu, 6 November 2022 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tan Deseng maestro Karawitan Sunda tutup usia (foto: @infobdgbaratcimahi).

i

Tan Deseng maestro Karawitan Sunda tutup usia (foto: @infobdgbaratcimahi).

Tokoh | SekitarKita.id – Namanya Tan Deseng. Sosok yang begitu disegani dalam dunia kesenian Sunda, ia meninggal dunia di usia 80 tahun dirumah sakit pada Minggu (06/11/2022) hari ini.

Diketahui, Tan Deseng tutup usia sekitar pukul 13.30. WIB saat dalam perawatan di Rumah Sakit (RS) Rajawali Kota Bandung.

Saat ini, almarhum akan disemayamkan di rumah duka, Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP), Jalan Nana Rohana, Warung Muncang, Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rencananya, almarhum akan disemayamkan di rumah duka hingga tiga hari ke depan. Sanak saudara dan orang terdekat telah berdatangan untuk menyampaikan bela sungkawa” cuit keterangan @infobdgbaratcimahi.

Sebagai informasi, melansir dari berbagai sumber, Tan Deseng biasa dijuluki Maestro Karawitan Sunda mahir memainkan beragam alat musik Sunda, lelaki keturunan Tionghoa ini memang intens mengembangkan kesenian Sunda sejak lama.

Kalau sudah memainkan suling, degung, hingga kecapi, total dan penuh khidmat tanpa melupakan unsur keindahan. Tan Deseng mengaku mengembangkan budaya Sunda sebagai wujud kecintaannya kepada Indonesia.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Ketua KORMI KBB Sonya Fatmala beri Pesan Khusus

Selain piawai memainkan tembang kawih sunda buhun dan rampak sekar, Tan juga menciptakan kawih-kawih Sunda sendiri.

Semua bermula ketika Tan kecil merantau ke Palembang, Sumatra Selatan, dan mendengar petikan kecapi dan lagu Sunda lewat Radio Republik Indonesia di sana.

Tak disangka, alunan senar kecapi itu begitu mempengaruhi Tan kecil hingga memutuskan kembali ke Bandung sekaligus menetapkan diri untuk menekuni dunia kesenian Sunda.

Niat tersebut dibuktikan dengan belajar seni Sunda secara serius. Dia juga mendatangi sejumlah pakar kesenian Sunda.

Memutuskan hidup sebagai seniman bukannya tanpa konsekuensi. Honor kecil, tawaran berpentas pun belum banyak.

Tan yang juga piawai bermain gitar hingga dikenal sebagai Setan Melodi di Kota Bandung akhirnya mencoba mencari uang di luar kesenian tradisional. Pada era `70-an, dia sering mendapat order membuat ilustrasi musik untuk film.

Kecintaan Tan pada seni Sunda menular kepada tiga anaknya, buah pernikahan dengan Nia Kurniasih, mojang Priangan yang meninggal dunia dua tahun silam. Bahkan, Fitri, salah seorang putrinya, mampu bermain kecapi, bernyanyi, atau menari tradisional Sunda.

Baca Juga:  Breaking News! Hari Pertama Pendaftaran Pilkada, KPU KBB Sepi Peminat

Tan Deseng lahir 22 Agustus 1942 tepatnya di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung dan wafat pada Minggu 06 November 2022.

Ia dianggap sebagai Maestro Karawitan pada tahun 2015 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan6 / infobdgbaratcimahi

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru