Pelaksanaan Program MBG di Bandung Barat Jangkau 3.500 Penerima

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID- Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memasuki hari kedua pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di Kecamatan Batujajar.

Program ini ditujukan untuk 3.500 penerima, termasuk siswa sekolah dasar, ibu hamil, dan santri di pondok pesantren.

Pada tahap pertama, MBG dilaksanakan di sembilan sekolah di wilayah tersebut, dengan fokus utama pada siswa SDN Batujajar 1, 2, dan 3, serta beberapa sekolah lainnya seperti SDN Cibungur 1 dan 2, SDN Jalantir, SDN Galanggang 3, SDN Sinarjaya, dan SDN Dar Al Iman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menjangkau sekolah-sekolah, MBG juga memberikan bantuan kepada 56 ibu hamil dan 84 santri di Pondok Pesantren At-Tafsir.

Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir Hasyim, yang memantau langsung pelaksanaan program di SDN 1 Batujajar, menyatakan bahwa satu unit Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum telah disiapkan untuk mendukung program ini.

Ia menjelaskan, SPPG tersebut mampu menyediakan 3.500 porsi makanan bergizi yang dibagikan setiap hari kepada para penerima manfaat.

Baca Juga:  Momen Langka! Dedi Mulyadi Satukan “Duo Dadang” demi Masa Depan Kabupaten Bandung

Ade menjelaskan, berdasarkan data dari SPPG, pembagian makanan dilakukan mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 di SDN 1 Batujajar dengan 544 siswa, SDN 2 Batujajar dengan 475 siswa, dan SDN 3 Batujajar dengan 507 siswa. Sisa porsi dialokasikan untuk sekolah lain, ibu hamil, dan santri.

“Mayoritas penerima manfaat adalah siswa sekolah dasar, namun program ini juga mencakup santri di pesantren dan ibu hamil,” ujar Ade.

Related Posts

Program ini disambut baik oleh siswa dan orang tua. Banyak orang tua merasa terbantu karena tidak perlu lagi menyiapkan makan siang bagi anak-anak mereka dan yakin akan kualitas gizi yang terkandung dalam makanan tersebut. Beberapa orang tua bahkan ikut membantu proses distribusi makanan di sekolah.

Baca Juga:  Gelar Doa Bersama, Paslon Nomor 03 Ade Kuswara-Asep Surya Klaim Unggul di Pilbup Kabupaten Bekasi

“Orang tua siswa sangat antusias. Bahkan, di SDN 1 dan 3 Batujajar, orang tua ikut membantu mengangkut makanan saat program MBG tiba,” tambah Ade.

Untuk mengakomodir seluruh siswa sekolah dasar di Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir telah merencanakan pembentukan sekitar 80 unit SPPG guna mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di masa mendatang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAKI KBB Buka Suara soal Gugatan Pimpinan DPRD ke BK, Dugaan Pelanggaran Etik Dipertanyakan
Suara Dentuman Misterius Bikin Warga Bandung Raya Geger, Terdengar hingga Padalarang
Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:29 WIB

LAKI KBB Buka Suara soal Gugatan Pimpinan DPRD ke BK, Dugaan Pelanggaran Etik Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Suara Dentuman Misterius Bikin Warga Bandung Raya Geger, Terdengar hingga Padalarang

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Berita Terbaru