Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tinjau Pagar Laut Bekasi, Temukan Manipulasi Sertifikat Tanah  

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meninjau lokasi pagar laut di perairan Paljaya, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa 4 Februari 2025.

Dalam kunjungannya, Nusron mengungkap adanya temuan pemindahan 89 bidang tanah darat milik 84 warga ke laut, yang diduga dilakukan secara ilegal.

Temuan Manipulasi Sertifikat Tanah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nusron, awalnya hanya tercatat 11 hektar tanah berdasarkan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021.

Namun, data terbaru menunjukkan bahwa 72 hektar lahan darat warga telah dialihkan ke laut.

“Kami menemukan adanya 11 pihak yang diduga terlibat dalam pemindahan dan penyerobotan tanah warga. Untuk tanah yang terkena manipulasi ini, kami akan segera melakukan pembatalan sertifikat yang diterbitkan secara tidak sah,” ujar Nusron saat meninjau pagar laut Bekasi.

Koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Menteri ATR/BPN juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan KKP terkait keberadaan pagar laut yang memisahkan tanah tersebut dengan laut.

Baca Juga:  Rakor Paguyuban Kujang Salapan Ngahiji Bahas Program Pro-Rakyat dan Penguatan Organisasi

Selain itu, ditemukan adanya indikasi manipulasi data bidang tanah yang tercatat di wilayah tersebut.

“Berdasarkan pengamatan langsung, kami menemukan ketidaksesuaian antara data peta bidang tanah dengan kondisi di lapangan,” sambung Nusron.

Luas Lahan yang Dikuasai Perusahaan

Berdasarkan temuan Kementerian ATR/BPN, berikut rincian luas lahan pagar laut di Bekasi yang dimiliki oleh PT Cikarang Listrindo (CL) dan PT Mega Agung Nusantara (MAN):

1. PT Cikarang Listrindo  

   – Total: 78 bidang dengan luas 90,159 hektar

– Di luar garis pantai: 57 bidang dengan luas 64,0645 hektar

– Di dalam garis pantai: 21 bidang dengan luas 26,0954 hektar

2. PT Mega Agung Nusantara

 – Total: 268 bidang dengan luas 419,635 hektar

– Di luar garis pantai: 211 bidang dengan luas 346,382 hektar

– Di dalam garis pantai: 57 bidang dengan luas 73,253 hektar

“Dengan temuan ini, Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus pemindahan tanah ilegal dan memastikan hak warga tetap terjaga,” tandasnya.

Baca Juga:  Malam 1 Suro, Kesurupan Massal di Pabrik Sepatu PT Adonia Tegal



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru! Oknum Dishub Serobot Antrean di SPBU Padalarang, Ternyata Juru Parkir
30 Warga Berebut 9 Kursi BPD Desa Padalarang, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 12 September
Harga Sembako Mencekik, PKB Bandung Barat Turun ke Situ Ciburuy Gelar Pasar Murah
Usai ASN Dilantik, Ketua Komisi I DPRD KBB Minta Kekosongan Jabatan Kadis Segera Diisi 
Aksi Ibu-Ibu Geruduk PT Royal, Minta KDM Turun Tangan soal Dugaan PHK Sepihak
Hadiri Pelantikan HIPMI KBB, Ketua DPRD Soroti Peran Pengusaha Muda dalam Mendorong Ekonomi Daerah
Jeje Ritchie Kurban Sapi Jumbo 1 Ton di RPH Dispernakan Bandung Barat
HPSN 2026, Pemkab Bandung Barat Perkuat Kolaborasi Tangani Sampah Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:18 WIB

Fakta Baru! Oknum Dishub Serobot Antrean di SPBU Padalarang, Ternyata Juru Parkir

Selasa, 1 September 2026 - 14:39 WIB

30 Warga Berebut 9 Kursi BPD Desa Padalarang, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 12 September

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Harga Sembako Mencekik, PKB Bandung Barat Turun ke Situ Ciburuy Gelar Pasar Murah

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:15 WIB

Usai ASN Dilantik, Ketua Komisi I DPRD KBB Minta Kekosongan Jabatan Kadis Segera Diisi 

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:57 WIB

Aksi Ibu-Ibu Geruduk PT Royal, Minta KDM Turun Tangan soal Dugaan PHK Sepihak

Berita Terbaru