SEKITARKITA.id – Belum selesai penanganan ratusan siswa yang menjadi korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), peristiwa serupa kembali terulang.
Kali ini, puluhan siswa SMK Karya Perjuangan di Kampung Ciparay, Desa Sarinagen, Kecamatan Cipongkor, dilarikan ke fasilitas kesehatan pada Rabu (24/9/2025).
Detik-detik kepanikan para siswa yang dibawa menggunakan ambulans terekam kamera warga dan beredar luas di berbagai grup WhatsApp Bandung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rekaman itu, warga menyebut bahwa keracunan MBG yang menimpa para siswa merupakan kejadian baru, berbeda dengan kasus sebelumnya.
“Keracunan MBG hari ini, bukan yang kemarin, terbaru. Posisi sekolah SMK Karya Perjuangan,” ujar seorang warga yang merekam peristiwa tersebut.
Salah satu warga Desa Sarinagen, Rika Kusdinar (43) membenarkan adanya kasus keracunan massal MBG di wilayahnya.
Menurutnya, dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai makanan ke sekolah tersebut berbeda dengan kasus sebelumnya.
“Iya bener, itu dari dapur yang berbeda infonya Pasirsaji, Desa Sarinagen. Kalau yang sebelumnya dari Cipari,” jelas Rani.
Meski berbeda dapur, Rika menduga bahan baku yang digunakan kemungkinan berasal dari pemasok yang sama.
“Iya yang punya dapurnya kakak beradik. Tapi kayanya bahan bakunya dari tempat yang sama,” ungkapnya.
Rika menambahkan, sejumlah korban langsung dilarikan ke Puskesmas Citalem untuk mendapat penanganan medis.
Namun karena jumlah korban cukup banyak, penanganan juga dilakukan di GOR Kecamatan Cipongkor dan GOR Desa Sarinagen.
“Korban ada yang dirawat di Puskesmas Citalem. Bahkan, GOR Kecamatan Cipongkor penuh dan dilarikan ke GOR Sarinagen,” tambahnya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat menerima laporan langsung menuju lokasi dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Iya ada informasi itu, tenaga kesehatan Dinkes KBB dikerahkan menuju lokasi,” ujar Nakes Dinkes KBB yang enggan disebutkan namanya.
Pantauan di lapangan, para siswa mendapatkan perawatan darurat di berbagai fasilitas kesehatan di Cipongkor.
Sementara itu, aparat desa dan tim medis berupaya menenangkan orang tua yang berdatangan ke sekolah dan lokasi penanganan korban.
Kasus keracunan MBG di Cipongkor ini menambah daftar panjang kejadian serupa di Kabupaten Bandung Barat.
Sebelumnya, ratusan siswa di SMK PBB Cipongkor dan beberapa sekolah lainnya juga mengalami gejala keracunan massal pada Senin (22/9/2025).
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








