Sakola Budaya 2025 di Cirebon: Cara Seru Generasi Muda Mengenal Warisan Budaya Jawa Barat

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025 (foto: istimewa)

i

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025 (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id — Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025.

Mengusung tema “Budaya Kita, Inspirasi Generasi”, kegiatan ini menghadirkan suasana belajar yang seru dan interaktif bagi 100 siswa dan guru dari 31 sekolah di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Melalui pendekatan edukatif dan kreatif, para peserta diajak mengenal lebih dekat seni, tradisi, dan nilai-nilai luhur budaya Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Sakola Budaya 2025 menjadi ruang pertemuan inspiratif antara generasi muda dan pelaku budaya.

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025 (foto: istimewa)
Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025 (foto: istimewa)

Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga berinteraksi langsung dengan sumber budaya, seperti mengunjungi situs bersejarah, mempelajari kesenian tradisional, hingga menciptakan karya kreatif dan konten digital bertema budaya.

Kepala BPK Wilayah IX Jawa Barat, Retno Raswaty, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pelestarian budaya melalui pendekatan yang relevan dengan dunia anak muda.

Baca Juga:  Curhat Pedagang Plastik di Bandung Barat: Harga Melonjak Gegara Perang Israel-Iran

“Tahun ini ada 302 pendaftar dari seluruh Jawa Barat, namun hanya 100 peserta yang terpilih. Ini membuktikan bahwa minat generasi muda terhadap budaya sangat tinggi. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan kemasan yang menarik dan sesuai dengan dunia mereka,” ujar Retno, Sabtu 8 November 2025.

Related Posts

Menurut Retno, Sakola Budaya tidak sekadar memperkenalkan budaya, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kreativitas.

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025 (foto: istimewa)
Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat kembali menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 yang digelar di Kabupaten dan Kota Cirebon pada 3–6 November 2025 (foto: istimewa)

Melalui metode partisipatif, para siswa diajak merasakan langsung pengalaman budaya kemudian mengolahnya menjadi karya populer dan konten digital.

“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi penonton budaya, tetapi juga kreator yang mampu menghidupkan kembali nilai-nilai budaya sesuai zamannya,” tambahnya.

Selama empat hari kegiatan, peserta mengikuti workshop, ekskursi budaya, praktik seni, pembuatan karya kreatif, hingga presentasi dan apresiasi budaya.

Baca Juga:  Famili Defaldo, ajang silaturahmi dan bukber bagi musisi Bandung Raya

Mereka juga mengunjungi sejumlah situs bersejarah Cirebon, seperti Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan, Museum Cakrabuana, dan Museum Topeng.

Pada hari pertama, peserta disuguhkan Tari Gandamanah di Museum Cakrabuana dan mengikuti workshop melukis bertema “Warisan Budaya Cirebon”.

Tari Gandamanah sendiri menggambarkan karakter kuat dan penuh semangat dalam kisah pewayangan, melambangkan keberanian dan keteguhan hati.

Kegiatan Sakola Budaya 2025 dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan.

Ia mengapresiasi inisiatif BPK Wilayah IX dalam menghadirkan kegiatan yang membangun kesadaran budaya di kalangan pelajar.

“Cirebon memiliki kekayaan budaya luar biasa, baik dari sisi Objek Pemajuan Kebudayaan maupun Cagar Budaya. Kami berharap anak-anak dapat menafsirkan kembali warisan budaya sesuai dengan pemahaman mereka,” ujar Restu.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini penting sebagai wadah jejaring pelajar se-Jawa Baratnagar mereka terus berdiskusi, berkolaborasi, dan menumbuhkan semangat pelestarian budaya di sekolah masing-masing.

Salah satu peserta, Nur Rahma dari SMA Negeri Bantar Kalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku mendapat pengalaman yang berkesan.

Baca Juga:  Hadiri Pelantikan HIPMI KBB, Ketua DPRD Soroti Peran Pengusaha Muda dalam Mendorong Ekonomi Daerah

“Saya jadi tahu bahwa budaya Cirebon sangat adiluhung. Dari Sakola Budaya ini timbul kebanggaan terhadap warisan leluhur dan bagaimana kami, generasi muda, bisa menjaga nilai-nilai itu di tengah pengaruh budaya luar,” ungkapnya.

Melalui Sakola Budaya 2025, BPK Wilayah IX Jawa Barat berharap lahir generasi muda yang tak hanya memahami budaya, tapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilainya dalam bentuk yang modern dan relevan.

“Peran generasi muda sangat penting sebagai pewaris dan penjaga warisan budaya di masa depan,” pungkas Retno.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan tim sekitarkita.id

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 
Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB