SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bagi aparatur daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Gempungan pada Sabtu, 10 Mei 2025 ini resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda KBB, Rini Santika, mewakili Sekretaris Daerah, Ade Zakir.
Dalam sambutannya, Rini menegaskan bahwa keprotokolan memegang peran strategis dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tugas protokoler bukan sekadar mengatur posisi duduk, urutan acara, atau tata tempat, tetapi merupakan representasi langsung dari citra pemerintah daerah.
Rini menekankan bahwa keprotokolan adalah bagian dari wajah tata kelola pemerintahan yang profesional dan tertib.
“Keprotokolan bukanlah sekadar mengatur tempat duduk, urutan acara, atau siapa berdiri di mana. Keprotokolan adalah wajah pemerintah, cermin ketertiban, sekaligus ukuran profesionalisme dalam pelayanan kepemimpinan dan kelembagaan. Acara yang tertata rapi memberikan kesan positif, sedangkan acara yang kurang tertib sering kali meninggalkan cerita sendiri bahkan sebelum sambutan dimulai,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyelenggaraan Bimtek ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan teknis, serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, baik dalam kegiatan formal maupun nonformal.
“Dalam praktiknya, protokol dituntut untuk tenang, tepat, dan tidak panik meskipun terjadi perubahan mendadak. Inilah seni sekaligus tanggung jawab keprotokolan. Sebagai bagian dari visi Bandung Barat Amanah, saya mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga etika, ketertiban, dan profesionalisme dalam setiap tugas,” tegasnya.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda KBB sebagai langkah konkret untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai implementasi teknis keprotokolan dan dokumentasi kegiatan pemerintahan.
Melalui Bimtek, diharapkan setiap acara pemerintah dapat berjalan lebih tertib, profesional, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Kepala Bagian Prokompim Setda KBB, Andi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek ini dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas protokoler.
“Bimtek ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman teknis dan praktis mengenai tugas dan fungsi keprotokolan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk:
1. Meningkatkan kompetensi aparatur dalam pelayanan keprotokolan;
2. Mewujudkan keseragaman standar dalam penyelenggaraan acara pemerintah;
3. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah.
Bimtek Keprotokolan 2025 ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung Barat. Agenda acara meliputi pemaparan materi, diskusi teknis, hingga praktik simulasi keprotokolan untuk memperkuat kesiapan peserta di lapangan.
Melalui agenda yang komprehensif tersebut, diharapkan aparatur pemerintah daerah memiliki kemampuan lebih baik dalam menyiapkan, mengoordinasikan, dan menyukseskan berbagai kegiatan pemerintahan mulai dari acara resmi kenegaraan, kunjungan pimpinan, hingga kegiatan kedinasan di tingkat daerah.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, Pemkab Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tertib, profesional, dan berstandar tinggi, sejalan dengan visi Bandung Barat Amanah.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








