SEKITARKITA.id – Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Salah satu proyek yang menjadi perhatian utama organisasi ini adalah pembangunan Flyover Cimareme yang dinilai penting untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Paguyuban yang dipimpin oleh Yacob Anwar Lewi sebagai Ketua tersebut berkomitmen mengawal arah pembangunan daerah agar lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bersama jajaran pengurus lainnya, P4KBB juga berperan sebagai pengawas eksternal yang kritis terhadap kinerja pemerintah daerah di Kabupaten Bandung Barat.
Menurut Yacob Anwar Lewi, percepatan proyek infrastruktur seperti flyover Cimareme harus segera direalisasikan karena selama ini pembangunan jalan di Bandung Barat dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Jawa Barat.
“Kami melihat kabupaten lain di Jawa Barat sudah banyak memiliki infrastruktur penunjang seperti flyover. Sementara di Bandung Barat masih sangat terbatas, padahal kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang baik sangat besar,” ujarnya saat ditemui di kantor Sekretariat p4KBB, Cilame Ngamprah KBB, Selasa 10 Maret 2026.
Selain mendorong percepatan proyek flyover, P4KBB juga mengusulkan pembentukan tim appraisal dan investigasi terkait proses pembebasan lahan yang sering menjadi kendala utama dalam pembangunan infrastruktur.
Tim tersebut diharapkan dapat mempercepat proses administrasi sekaligus memastikan pembebasan lahan berjalan transparan dan sesuai aturan.
P4KBB bahkan berencana mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setelah Lebaran untuk menindaklanjuti berbagai persoalan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bandung Barat.
Dalam rencana tersebut, mereka akan berkoordinasi bersama dinas terkait di tingkat kabupaten maupun pemerintah provinsi.
“Kami akan datang ke Kementerian PUPR bersama dinas terkait di Bandung Barat untuk mempertanyakan perkembangan pembebasan lahan dan kemungkinan tindak lanjut pembangunan. Harapannya ada sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar proyek ini bisa segera terealisasi,” kata Yacob.
Selain itu, P4KBB juga menegaskan sikapnya untuk menjaga eksistensi nama Kabupaten Bandung Barat dan menolak wacana perubahan nama daerah tersebut.
Menurut mereka, identitas daerah harus tetap dipertahankan sebagai bagian dari sejarah dan kebanggaan masyarakat.
Dalam momentum politik daerah, organisasi ini juga meminta para calon kepala daerah agar lebih fokus pada program nyata yang menyentuh kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.
Dengan berbagai langkah tersebut, P4KBB
berharap pembangunan di Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan lebih cepat, merata, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Organisasi ini juga menegaskan akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak pada kepentingan publik.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








