SEKITARKITA.id – Keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2026 berlangsung dengan suasana berbeda dibanding musim haji sebelumnya.
Jika tahun lalu jumlah jemaah mencapai lebih dari 1.200 orang, tahun ini hanya sebanyak 89 calon jemaah haji yang diberangkatkan ke Tanah Suci.
Meski jumlahnya menurun drastis, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan pelayanan dan pengawasan terhadap para jemaah tetap menjadi prioritas utama, terutama karena mayoritas peserta haji tahun ini didominasi kalangan lanjut usia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 89 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 KJT resmi dilepas langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, di Masjid Ash-Shiddiq, kompleks Pemkab Bandung Barat.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melepas pemberangkatan haji Kloter 29 KJT. Ini bentuk perhatian pemerintah untuk melancarkan proses ibadah haji tahun ini,” kata Jeje usai prosesi pelepasan jemaah haji, Rabu 12 Mei 2026.
Jumlah Jemaah Haji Bandung Barat Turun Signifikan
Penurunan jumlah jemaah haji tahun ini cukup mencolok. Dari sebelumnya lebih dari 1.200 jemaah pada musim haji 2025, kini hanya sekitar 89 orang yang diberangkatkan atau kurang dari 10 persen dari kuota sebelumnya.
Meski demikian, Pemkab Bandung Barat tetap berupaya memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan aman dan lancar.
“Meskipun agak berkurang dari tahun kemarin, syukur alhamdulillah semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran,” ujarnya.
Bupati Jeje mengungkapkan, mayoritas jemaah haji asal Bandung Barat tahun ini merupakan warga lanjut usia.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan dan pendampingan selama proses ibadah haji berlangsung.
Menurutnya, faktor usia menjadi tantangan tersendiri sehingga diperlukan pengawasan lebih intensif kepada para jemaah.
“Petugas khusus sudah dikerahkan untuk selalu menjaga, karena memang banyak yang sepuh. Kita harus lebih concern lagi supaya semua ibadahnya lancar,” tegasnya.
Selain memastikan pelayanan maksimal, Jeje juga meminta para jemaah untuk turut mendoakan Kabupaten Bandung Barat agar selalu diberikan keberkahan dan dijauhkan dari berbagai musibah.
“Saya juga meminta para jemaah mendoakan Bandung Barat agar diberikan keberkahan dan dijauhkan dari musibah,” ungkapnya.
Pelaksanaan pelepasan jemaah haji tahun ini juga mengalami perubahan lokasi. Jika sebelumnya dilakukan di kawasan Pusdiklat, kini prosesi pemberangkatan dipusatkan di Masjid Ash-Shiddiq, kompleks Pemkab Bandung Barat.
Jeje mengisyaratkan lokasi tersebut berpotensi menjadi titik tetap pelepasan jemaah haji pada tahun-tahun mendatang, dengan mempertimbangkan kapasitas jumlah jemaah.
“Insya Allah ke depannya di sini, tergantung jumlah juga. Karena kalau di sini cukup, kapasitasnya sekitar 90 jemaah,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








