SEKITARKITA.id – Kebakaran kembali melanda kawasan permukiman dan pusat usaha di Kota Cimahi. Saat sebagian besar warga masih terlelap, si jago merah melahap tiga tempat usaha di Jalan Cihanjuang No. 29, RT 03 RW 13, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (1/7/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut menghanguskan bengkel sepeda motor milik Etih Sumiati, salon milik Eulis, serta gudang alat tulis kantor (ATK) milik Imas. Akibat kejadian itu, total kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan api diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, laporan baru diterima petugas pada pukul 03.47 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Begitu menerima laporan, Regu 3 Damkar Kota Cimahi langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan 14 personel.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 03.50 WIB atau hanya tiga menit setelah laporan diterima.
“Luas area lokasi sekitar 180 meter persegi, sedangkan area yang terbakar sekitar 40 meter persegi. Bangunan yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai Rp500 juta, begitu juga isi bangunannya sekitar Rp500 juta,” ujar Aep.
Ia menjelaskan, meski api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas, kerusakan bangunan ditaksir mencapai Rp150 juta.
Sementara kerugian akibat barang dan isi bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai Rp150 juta, sehingga total kerugian mencapai sekitar Rp300 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran bermula setelah terdengar suara gemuruh dari dalam bangunan. Saat diperiksa, api sudah membesar dan membakar area bengkel.
Saksi sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api terlanjur membesar sehingga warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran. Tidak ditemukan indikasi penyebab lain ataupun unsur kelalaian,” terang Aep.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan, pemeriksaan lokasi, serta pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan.
Aep mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di tempat usaha maupun rumah.
“Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar lebih waspada dengan rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan, serta menyiapkan APAR yang berfungsi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








