PKL Kepung Underpass Padalarang, Satpol PP Jabar Janji Segera Tertibkan Usai Koordinasi

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKL Underpas Stasiun Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

PKL Underpas Stasiun Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang memadati kawasan bawah underpass Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menjadi sorotan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Selain memicu kemacetan, aktivitas PKL di ruas jalan provinsi menuju Stasiun Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh juga menimbulkan persoalan kebersihan akibat tumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan.

Kawasan underpass Padalarang yang menjadi akses utama menuju Stasiun Whoosh kini dipenuhi lapak pedagang di sepanjang sempadan jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum sekaligus mencoreng wajah gerbang Kabupaten Bandung Barat yang setiap hari dilintasi masyarakat dan wisatawan.

Tumpukan sampah di sekitar lokasi juga menjadi keluhan warga. Selain mengurangi estetika kawasan, sampah yang menumpuk dikhawatirkan memperparah genangan air hingga banjir saat hujan turun.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Gatot Sambas (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Gatot Sambas (foto: Abdul Kholilulloh)

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Gatot Sambas, memastikan pihaknya akan segera mengambil langkah penertiban.

Namun, tindakan itu akan diawali dengan koordinasi bersama Dinas Bina Marga Jawa Barat sebagai instansi yang berwenang terhadap pengelolaan sempadan jalan provinsi.

Baca Juga:  Kompolnas Apresiasi Inovasi Polres Cimahi, Pos Mudik Ramah Anak di Padalarang Jadi Sorotan Operasi Ketupat 2026

“Sejauh ini kami akan konsolidasikan dulu dengan Dinas Bina Marga selaku pengampu Perda sempadan jalan. Setelah itu, insyaallah akan kami tindak lanjuti,” ujar Gatot saat ditemui di Kantor Satpol PP Bandung Barat, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, hingga saat ini Satpol PP Jawa Barat belum menerima laporan resmi dari dinas teknis, khususnya pengawas jalan, terkait keberadaan PKL di kawasan underpass Padalarang.

PKL Underpas Stasiun Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
PKL Underpas Stasiun Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

“Sejauh ini kami belum menerima laporan dari dinas teknis, khususnya dari pengawas jalan. Tetapi setiap laporan yang masuk akan kami konsolidasikan dan tindak lanjuti,” katanya.

Gatot menegaskan, penertiban tidak dapat dilakukan secara sepihak karena menyangkut kewenangan pengelolaan badan jalan yang berada di bawah Dinas Bina Marga Jawa Barat. Oleh sebab itu, langkah penegakan aturan akan dilakukan setelah adanya koordinasi dan keputusan bersama.

“Setelah ada keputusan dan laporan, kami langsung turun ke lapangan,” tegasnya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Pasalnya, kawasan underpass Padalarang merupakan bagian dari jalan provinsi sekaligus akses menuju salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni layanan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Baca Juga:  Tragedi di Rongga KBB: Santriwati Tewas Tertimbun Longsor, Ponpes Ambruk Dihantam Hujan Deras
PKL Underpas Stasiun Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
PKL Underpas Stasiun Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kami akan melakukan penertiban. Tetapi sebelumnya harus ada konsolidasi dan sinergi dengan dinas teknis, karena Dinas Bina Marga merupakan pengampu aturan terkait badan jalan,” pungkasnya.

Keberadaan PKL di bawah underpass Padalarang menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menata ruang publik.

Di satu sisi, aktivitas ekonomi masyarakat perlu tetap diperhatikan. Namun di sisi lain, fungsi jalan, keselamatan pengguna, kebersihan lingkungan, serta citra kawasan strategis nasional juga harus dijaga agar tetap tertib, aman, dan nyaman.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Geng Motor dan Aksi Begal di Bandung Raya Jadi Sorotan, Pemprov Jabar Minta Warga Aktif Cegah Kejahatan
Warga Ragukan Kesiapan E-Voting Pilkades 2027, DPMD KBB Pilih Irit Bicara
Usai Sidak KDM, Pemprov Jabar Mulai Data Nasib Pekerja Pabrik Kapur di Cipatat
Terdampak Pembongkaran Bangli di Padalarang, Pemilik Rumah Terima Santunan Rp50 Juta dari Pemprov Jabar
Pemprov Jabar Bongkar 16 Bangunan Liar di Padalarang, Satu Alat Berat Diterjunkan
Dewan Pers Kecam Pernyataan Hotman yang Rendahkan Wartawan “Lu Punya Otak Nggak?”
Bupati Jeje Pastikan Renovasi Sekolah di KBB Dimulai 2026, Target 146 Ruang Kelas Direhabilitasi
DPRD KBB Soroti Status Lahan KPSBU Lembang, Legalisasi Aset Pemkab 3.950 Meter Diminta Segera Rampung

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:57 WIB

PKL Kepung Underpass Padalarang, Satpol PP Jabar Janji Segera Tertibkan Usai Koordinasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:12 WIB

Geng Motor dan Aksi Begal di Bandung Raya Jadi Sorotan, Pemprov Jabar Minta Warga Aktif Cegah Kejahatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:56 WIB

Warga Ragukan Kesiapan E-Voting Pilkades 2027, DPMD KBB Pilih Irit Bicara

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:01 WIB

Usai Sidak KDM, Pemprov Jabar Mulai Data Nasib Pekerja Pabrik Kapur di Cipatat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:56 WIB

Terdampak Pembongkaran Bangli di Padalarang, Pemilik Rumah Terima Santunan Rp50 Juta dari Pemprov Jabar

Berita Terbaru