Alih Fungsi Kebun Teh Jadi Wisata, Dedi Mulyadi Sentil Bupati Bandung Barat “Ini Merusak Alam dan Rakyat yang Menanggung”

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: YouTube Humas Jabar)

i

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: YouTube Humas Jabar)

SEKITARKITA.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan kritik tajam terhadap alih fungsi kebun teh menjadi kawasan wisata di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dalam sebuah gelaran pertunjukan wayang golek bertajuk “Abdi Nagri Nganjang ka Warga” yang berlangsung di Desa Cilame pada Rabu malam, 24 April 2025, KDM menyoroti dampak negatif dari perubahan fungsi lahan tersebut.

Menurut KDM, praktik alih fungsi kebun teh bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga merugikan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti kerjasama antara pihak pengusaha dan TPN yang menggunduli kebun teh demi kepentingan bisnis pariwisata.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: YouTube Humas Jabar)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: YouTube Humas Jabar)

“Saya lihat sendiri, di Bandung Barat ini kebun teh malah digunduli. Siapa yang menggunduli? Itu kerja sama operasi dengan TPN. Padahal nama perusahaannya saja PT Perkebunan, bukan PT Kontraktor Tanah,” tegas KDM dengan nada kesal.

KDM juga mengkritik proyek-proyek wisata yang dianggap tidak memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Ia menilai, keuntungan hanya dirasakan oleh investor dari luar daerah, sedangkan warga setempat tetap harus membayar jika ingin menikmati fasilitas wisata yang dibangun di tanah mereka sendiri.

Baca Juga:  The Weeknd Mengisyaratkan 'The Finish' dari Teknologi dengan Baliho yang Tidak Menyenangkan Di Seluruh Dunia
Related Posts

“Pemilik usaha ini bukan orang sini, mereka dari Jakarta. Kalau mereka bikin tempat wisata, apakah masyarakat Bandung Barat bisa masuk gratis? Tetap saja bayar. Yang kerja pun kebanyakan dari luar. Kalau terjadi bencana, yang susah itu rakyat dan pemerintah setempat,” lanjutnya.

Kekhawatiran terbesar KDM adalah potensi bencana alam akibat kerusakan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa ketika terjadi banjir atau longsor, masyarakat lokal yang akan menanggung kerugiannya, bukan para pemilik usaha.

“Kalau nanti terjadi banjir dan longsor, siapa yang rugi? Bukan pemilik usaha, mereka bisa pulang ke Jakarta bawa uang. Tapi rakyat sini yang menderita,” ucapnya.

Ia juga menyoroti besarnya anggaran pemerintah yang harus dikucurkan untuk penanganan bencana, yang menurutnya bisa mencapai triliunan rupiah.

Baca Juga:  Simak, Ini Syarat dan Pendaftaran Calon Bupati-Wakil Bupati Bandung Barat

“Anggaran untuk penanganan bencana itu sangat besar, bisa sampai Rp 2-3 triliun. Padahal uang sebanyak itu lebih baik digunakan untuk membangun rumah rakyat miskin,” pungkas KDM.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Bandung Barat Jeje Richie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail, serta sejumlah pejabat penting lainnya seperti ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Tobias, Pimpinan Partai Gerindra KBB Pipih Supriati, dan jajaran OPD KBB.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 
Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB