Bandung Barat | SekitarKita.id,- Suasana Ramadhan disambut suka cita oleh masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB), tak terkecuali para remaja dan anak-anak.
Sebab, saat bulan Ramadhan itu biasanya mereka bisa bermain perang sarung seusai ibadah shalat Tarawih dan selepas subuh.
Kendati itu, fenomena perang sarung saat ini mengarah ke kriminal, biasanya sarung yang digunakan itu diisi benda tumpul, batu, besi, kayu kemudian disabetkan kepada pihak lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika merujuk pada kasus perang sarung Ramadhan tahun lalu diberbagai wilayah di Jawa Barat, sudah banyak korban berjatuhan akibat perang sarung.
Kabar beredar bertebaran di jagad maya aksi perang sarung hingga menelan korban pada tahun lalu sempat menghebohkan publik.
Dalam upaya mengantisipasi adanya perang sarung yang kerap dilakukan para remaja tanggung ketika bulan Ramadan, Pemerintah Desa (Pemdes) Rancapanggung, Kecamatan Cililin KBB, kembali mengerakkan patroli pada setiap Rukun Warga (RW).
Kepala Desa (Kades) Rancapanggung, Asep Sukmajaya mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan TNI/Polri dan Satpol PP KBB mengadakan patroli rutin diwilayahnya.
Ia juga memerintahkan kepada RT/RW menjaga wilayah masing-masing agar tidak ada remaja yang terlibat aksi perang sarung usai salat tarawih hingga menjelang sahur.
“Karena kita tidak bisa menjaga wilayah ini dengan satu atau dua personel. Tapi bagaimana masing-masing menjaga kampung kita dengan kemampuan kita sendiri tentu dengan kolaborasi bersama petugas gabungan,” kata Asep saat ditemui SekitarKita.id di kantor Desa Rancapanggung usai shalat tarawih, Senin (11/03/2024).
Asep berharap pos kamling di masing-masing RT/RW kembali berfungsi, agar warga secara bergantian menjaga wilayahnya masing-masing.
“Yang terpenting buat kita mengembalikan kesadaran seluruh warga Desa Rancapanggung umumnya Cililin untuk mencintai lingkungannya dan menjaga lingkungannya masing-masing,” ujar dia.
Dijelaskannya kembali, selain itu, Satpol PP bersama Polsek Cililin Polres Cimahi juga akan melakukan patroli rutin selama Ramadan, terutama di waktu-waktu menjelang sahur yang menjadi waktu kerap terjadinya perang sarung antar remaja.
“Patroli pasti keliling rutin, karena dari Polres Cimahi dan Pemda KBB mengerahkan personel teman-teman Satpol PP selalu berputar selama Ramadan dan selama ini juga sudah berputar. Akan kita giatkan lagi selama Ramadan, khususnya mendekati jam-jam sahur,” ucap Asep.
Dalam mengisi kegiatan selama bulan suci Ramadhan, kata Asep, pihaknya sudah membentuk beberapa program kegiatan untuk para remaja diwilayahnya.
“Di kami juga rutin di bulan puasa mengadakan tadarus bersama di setiap mushola dan masjid, bertujuan agar para pemuda lebih aktif beribadah untuk mengurangi perkumpulan dijalan yang mengundang kericuhan, mari sambut bulan penuh berkah ini dengan perbanyak ibadah,” tandas Asep.







